Raul Fernandez menuding Marco Bezzecchi tidak profesional setelah keduanya terlibat tabrakan pada tikungan pertama Sprint Race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026).
Insiden tersebut membuat kedua pembalap Aprilia itu terjatuh, sementara Fernandez mengaku mengalami patah jari.
Fernandez yang membela tim Trackhouse Aprilia, memulai sprint dari pole position dan berpeluang bersaing memperebutkan kemenangan.
Namun, balapannya berakhir pada tikungan pertama setelah bersenggolan dengan Bezzecchi, pembalap tim pabrikan Aprilia yang memulai balapan dari posisi kedua.
Insiden bermula ketika sejumlah pembalap memasuki zona pengereman secara berdekatan. Fabio Di Giannantonio berusaha melewati Marc Marquez, sedangkan Bezzecchi turut menyesuaikan jalurnya untuk menghindari motor Marquez. Pergerakan tersebut berujung kontak dengan Fernandez hingga keduanya terjatuh.
Usai insiden, Fernandez meluapkan kekecewaannya. Dalam wawancara dengan DAZN, pembalap Spanyol itu mengatakan rasa marahnya lebih besar daripada rasa sakit yang dirasakan.
“Saya mengalami patah jari, retak kecil. Saya akan mencobanya saat sesi pemanasan besok karena sudah dinyatakan fit, tetapi tangan saya sangat bengkak,” kata Fernandez.
Fernandez menyebut insiden tersebut seharusnya bisa dihindari, terlebih keduanya sama-sama membela Aprilia. Ia menilai Bezzecchi terlalu berfokus untuk berada di depan saat pengereman tanpa mempertimbangkan keberadaan pembalap lain.
“Kami sama-sama pembalap Aprilia dan memiliki kecepatan yang sedikit lebih baik daripada pembalap lain. Namun, dia hanya berfokus mendorong saya keluar dari kerb saat pengereman,” ujarnya.
“Dengan itu, dia memberi dua pembalap Ducati ruang untuk masuk. Saya merasa sangat buruk untuk tim saya dan Aprilia, tetapi apa yang dilakukannya tidak profesional,” lanjut Fernandez.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum sprint, para pembalap Aprilia telah menerima pesan agar tidak saling mengganggu karena dinilai memiliki kecepatan yang kompetitif.
Sementara itu, Bezzecchi menyebut tabrakan tersebut sebagai insiden balapan. Ia mengatakan situasi pada awal lomba membuat para pembalap berada sangat berdekatan dan harus menyesuaikan jalur untuk menghindari tabrakan yang lebih besar.
“Start adalah momen ketika kami semua berada sangat berdekatan. Terkadang, kami harus sedikit menyesuaikan jalur. Itulah yang saya coba lakukan untuk menghindari Márquez,” kata Bezzecchi dilansir dari Crash.
Bezzecchi mengatakan, dirinya kemudian mengalami kontak dan menyadari kedua motor terjatuh. Ia mengaku kecewa karena timnya telah menjalani sesi yang baik sebelum insiden tersebut, tetapi menilai kejadian itu merupakan bagian dari balapan.
“Saya sedih karena kami sudah melakukan pekerjaan yang baik sebelumnya, tetapi tidak banyak yang bisa dikatakan. Ini hanya insiden balapan,” ujarnya.
Sebelumnya, Davide Brivio bos tim Trackhouse Aprilia menyalahkan Marquez dan Jorge Martín sebagai pemicu insiden.
Namun, steward Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) tidak menetapkan pembalap tertentu sebagai pihak yang bersalah dan mengategorikan kejadian tersebut sebagai insiden balapan. (saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

