Sabtu, 4 April 2026

Red Bull Dorong F1 Perbaiki Format Kualifikasi Menuju Musim 2027

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Max Verstappen pembalap Red Bullberaksi di Sirkuit Suzuka dalam Formula 1 GP Jepang 2026 pada 29 Maret 2026. Foto: Crash

Laurent Mekies kepala tim Red Bull menekankan pentingnya reformasi sesi kualifikasi Formula 1 menjelang perubahan besar pada tahun 2027.

Pernyataan ini muncul di tengah kritik yang terus meningkat dari pembalap dan penggemar terkait era baru F1, yang dinilai terlalu bergantung pada baterai dan menghadirkan balap dengan pola naik-turun ala “Mario Kart”.

Sesi kualifikasi menjadi sorotan utama karena para pembalap menghadapi tantangan yang tidak biasa: harus menahan akselerasi, melakukan manuver super clipping, dan kehilangan kecepatan signifikan menjelang akhir lintasan panjang.

Kondisi ini memicu protes terkait kualitas pertunjukan balap dan keselamatan, seperti terlihat pada insiden Ollie Bearman di Grand Prix Jepang.

“Yang kita semua sepakati — tim, FIA, F1, dan para pembalap — adalah kita ingin melihat sesi kualifikasi berlangsung dengan kecepatan penuh, atau setidaknya mendekati maksimal,” ujar Mekies. “Itulah fokus utama kami saat ini sebagai olahraga.”

Dilansir dari Crash pada Sabtu (4/4/2026), Mekies menambahkan bahwa peningkatan performa kualifikasi tidak hanya berdampak pada sesi itu sendiri, tetapi juga memengaruhi strategi balap.

“Begitu Anda mampu lolos kualifikasi, potensi manipulasi dalam balapan akan berkurang secara otomatis. Tingkat kecurangan bisa diminimalkan, dan hal ini sedang menjadi fokus diskusi sepanjang pit lane,” jelasnya.

Perubahan mendadak pada sesi kualifikasi di Suzuka — termasuk pengurangan waktu putaran yang dapat dicapai pembalap — menunjukkan F1 berupaya menyesuaikan format dengan kebutuhan keselamatan dan kompetisi.

Meski beberapa perubahan minor mungkin diterapkan pada Grand Prix Miami awal Mei, Mekies menegaskan bahwa prioritas utama adalah merancang solusi jangka panjang untuk tahun 2027.

“Fokus kita adalah menyelesaikan masalah kualifikasi dengan benar untuk 2027. Masih ada waktu bagi tim untuk menyesuaikan mobil mereka dan menghadapi tuntutan yang berubah,” tutur Mekies.

“Dan saya yakin, di 2027, akan ada banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas kualifikasi dan balapan.” (saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 4 April 2026
29o
Kurs