Kecelakaan yang melibatkan minibus diduga mengangkut suporter PSS Sleman di KM 616 Tol Madiun arah Surabaya, Minggu (18/10/2026), mendapat perhatian panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya Surabaya.
Ram Surahman Ketua Panpel Persebaya Surabaya mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi kecelakaan tersebut.
“Kami sudah menerima informasi mengenai kecelakaan yang dialami rombongan suporter PSS Sleman. Untuk data validnya, kami masih kroscek ke kepolisian,” kata Ram kepada Radio Suara Surabaya, Minggu siang.
Sebagai bentuk penghormatan kepada korban kecelakaan, panpel menyiapkan mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan dimulai. Kedua tim juga akan mengenakan pita hitam dalam pertandingan tersebut.
“Nanti, sebelum pertandingan, akan ada one minute silence. Selain itu, kedua tim juga akan mengenakan pita hitam di pertandingan,” kata Ram.
Ram menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami rombongan suporter PSS Sleman. Ia mengakui, meski berbagai persiapan telah dilakukan, masih terdapat celah yang perlu menjadi perhatian bersama.
“Kami turut prihatin dengan musibah ini. Segala persiapan yang kami lakukan ini, ternyata masih ada celah sehingga terjadi musibah,” ujarnya.
Panpel juga mengimbau suporter yang masih dalam perjalanan menuju Stadion GBT agar mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.
Sementara itu, pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu sore. Persebaya menyediakan kuota penonton sebanyak 35.000 orang untuk pertandingan tersebut. (saf/iss)







