Sabtu, 7 Maret 2026

Tarung Derajat Dipertandingkan di PON 2028, Kodrat Jatim Target Juara Umum

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Kejurprov Tarung Derajat Usia Dini Piala Pangkoarmada II akan digelar pada 31 Januari-2 Februari 2025. Foto: Humas Kodrat Jatim

Kepastian cabang olahraga Tarung Derajat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional XXII/2028 disambut antusias oleh Pengprov Kodrat Jawa Timur. Jatim bahkan menarget juara umum di PON nanti.

Bambang Haryo Soekartono Ketua Pengprov Kodrat Jatim mengaku bersyukur setelah adanya kepastian dari hasil rapat koordinasi KONI Pusat yang menetapkan Tarung Derajat sebagai cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON 2028.

Menurut Bambang Haryo, kepastian tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus momentum bagi Jawa Timur untuk mempersiapkan diri secara maksimal.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan kepastian Tarung Derajat dipertandingkan di PON 2028 dari hasil Rakor KONI Pusat. Tentu ini kabar gembira dan Jawa Timur harus segera bersiap. Dengan persiapan yang baik, target kita adalah juara umum,” ujar Bambang Haryo.

Menghadapi ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut, Pengprov Kodrat Jatim telah merancang sejumlah program pembinaan. Program itu mencakup peningkatan kualitas atlet, pembinaan berkelanjutan, hingga penyelenggaraan kompetisi berjenjang guna memperkuat kesiapan atlet menghadapi persaingan nasional.

Bambang Haryo Soekartono (BHS) Ketua Pengprov Kodrat Jawa Timur (Jatim). Foto: Kodrat Jatim

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menggelar pelatihan khusus nomor seni gerak. Program ini rencananya dipandu langsung oleh Putri Dara Mentari Dradjat dari Perguruan Pusat Tarung Derajat.

“Untuk bisa menjadi juara nomor seni gerak harus kita tingkatkan kualitasnya. Rencananya pada April 2026 kita akan menggelar pelatihan yang dipandu langsung oleh perguruan pusat. Untuk nomor tarung kita sudah mampu bersaing, tetapi tetap harus dijaga dan ditingkatkan,” kata anggota DPR RI tersebut.

Selain program pembinaan, Bambang Haryo juga berharap KONI Jawa Timur segera menerbitkan surat keputusan pembentukan pemusatan latihan daerah (Puslatda) bagi atlet Tarung Derajat. Menurutnya, program Puslatda penting agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih terstruktur dan terpantau.

Ia menilai kuota atlet Tarung Derajat dalam program Puslatda perlu dimaksimalkan agar Jawa Timur dapat tampil di seluruh kelas pertandingan. Hal tersebut dinilai penting untuk memperbesar peluang meraih tiket menuju PON melalui ajang Pra-PON 2027.

“Tentu harapan kita kuota Puslatda untuk Tarung Derajat bisa maksimal, karena kita harus tampil di semua kelas untuk mengejar tiket PON yang akan diperebutkan di Pra-PON 2027. Persaingan di Tarung Derajat ini cukup ketat, biasanya dengan meraih lima atau enam medali emas saja sudah bisa menjadi juara umum,” ujarnya. (saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 7 Maret 2026
30o
Kurs