Sabtu, 17 Oktober 2026

Timnas Futsal Indonesia Tersingkir dari Copa das Nacoes 2026, Ini Evaluasi Hector Souto

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Hector Souto saat memimpin tim nasional futsal Indonesia lawan Tanjung Verde dalam pertandingan Grup A di Max Rosenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil pada Sabtu (17/10/2026). Foto: Instagram/timnasfutsal

Tim nasional futsal Indonesia gagal ke semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 usai kalah 0-2 dari Tanjung Verde pada pertandingan Grup A di Max Rosenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil, Sabtu (17/10/2026).

Hector Souto pelatih Timnas Futsal Indonesia menyoroti buruknya penampilan pada awal pertandingan dan kegagalan timnya memaksimalkan peluang menjadi gol.

Souto mengakui anak asuhnya tidak tampil kompetitif pada sepuluh menit pertama pertandingan. Menurutnya, Indonesia memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan hingga kebobolan dua gol dalam waktu singkat.

“Menurut saya, dalam 10 menit pertama kami seperti tidak masuk ke dalam pertandingan. Kenyataannya memang begitu. Seolah-olah kami tidak menyadari bahwa pertandingan harus langsung dijalani dengan intensitas sejak awal. Akibatnya, kami tertinggal 0-2,” ujar Souto usai laga.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai Indonesia sebenarnya mampu menunjukkan permainan yang lebih baik setelah meminta jeda pertandingan atau time-out. Namun, upaya memperbaiki keadaan tidak cukup untuk membalikkan hasil.

Souto juga menyoroti perbedaan jumlah tembakan antara Indonesia dan Tanjung Verde pada babak kedua. Indonesia tercatat melepaskan 22 tembakan, sedangkan lawan hanya enam kali mengancam gawang.

“Pada babak kedua, kami melepaskan 22 tembakan, sedangkan mereka hanya enam. Saya belum memiliki data babak pertama, tetapi secara keseluruhan saya pikir jumlah tembakan kami hampir dua kali lipat atau bahkan lebih banyak daripada mereka,” katanya.

Meski mampu menciptakan peluang melalui situasi bola mati, skema power play, maupun serangan terbuka, Indonesia tetap gagal mencetak gol. Souto menilai ketidakmampuan memaksimalkan peluang tersebut menjadi persoalan besar yang harus segera dibenahi.

“Kami juga bisa mengendalikan permainan, tetapi tetap tidak mampu mencetak satu gol pun. Ini masalah besar yang harus kami perbaiki,” ujar Souto.

Souto turut mengingatkan bahwa Indonesia harus memperbaiki konsentrasi sejak menit awal. Ia menyebut persoalan serupa juga terlihat pada pertandingan sebelumnya melawan Brasil, ketika timnya tidak bermain baik pada tiga menit pertama sebelum melakukan pergantian pemain dan penyesuaian strategi.

“Kami memiliki waktu kurang dari 24 jam untuk memulihkan kondisi. Kami harus bermain dalam tiga pertandingan beruntun, sehingga waktu pemulihan memang tidak cukup. Ini kenyataan yang kami hadapi dan harus kami perbaiki bersama,” katanya.

Souto mengaku sangat kecewa dengan hasil pertandingan melawan Tanjung Verde. Ia berharap Indonesia dapat menunjukkan penampilan yang lebih baik pada pertandingan berikutnya dan memberikan harapan kepada para pendukung tim Merah Putih.

“Saya benar-benar kecewa hari ini. Saya berharap besok kami bisa memberikan sedikit harapan kepada Indonesia dan para penggemar, karena mereka pantas mendapatkannya,” ujar Souto.

Kekalahan 0-2 dari Tanjung Verde membuat Indonesia gagal melaju ke semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026. Sementara itu, Tanjung Verde melangkah ke babak empat besar sebagai runner-up Grup A dengan tiga poin, mendampingi Brasil yang memuncaki klasemen dengan enam poin. (saf/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Sabtu, 17 Oktober 2026
30o
Kurs