Senin, 6 April 2026

TVRI Prediksi Euforia Piala Dunia 2026 Lebih Meriah dari Sebelumnya

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Rika Damayanti (kanan) Plt Direktur Utama LPP TVRI didampingi Usman Kansong Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kantor TVRI, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Foto: Antara

Antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026 diperkirakan akan meningkat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya.

Usman Kansong Kepala Redaksi Piala Dunia TVRI, mengatakan, luasnya cakupan infrastruktur penyiaran TVRI menjadi faktor utama lonjakan minat publik. Saat ini, TVRI didukung oleh 188 pemancar dan 34 stasiun daerah yang tersebar di berbagai provinsi.

Dengan kondisi tersebut, akses masyarakat untuk menyaksikan pertandingan menjadi lebih merata, termasuk bagi wilayah yang sebelumnya terbatas dalam menerima siaran.

“Euforia masyarakat akan sangat besar, bahkan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya, dari empat tahun lalu,” kata Usman yang dilansir Antara, Minggu (5/4/2026).

Sebagai lembaga penyiaran publik sekaligus pemegang hak siar resmi Piala Dunia, TVRI memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan tayangan yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh kalangan.

Mengangkat tema “Bola Gembira” dalam penyiaran Piala Dunia 2026, Usman menjelaskan bahwa konsep tersebut mencerminkan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, sejalan dengan harapan yang disampaikan Prabowo Subianto Presiden kepada TVRI.

Ia menyebutkan, terdapat tiga pesan utama yang ingin disampaikan melalui tema tersebut.

“Pertama, kita ingin menghadirkan kegembiraan melalui tontonan piala dunia. Kedua, tayangan piala dunia di TVRI menginspirasi pesepak bola di Indonesia untuk lebih baik, bisa maju di piala dunia empat tahun ke depan,” kata Usman.

“Ketiga, menghasilkan efek domino secara ekonomi terutama bagi usaha kecil dan menengah serta mikro.”

Selain itu, TVRI juga membuka ruang partisipasi publik melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang dapat diselenggarakan oleh masyarakat secara luas.

“TVRI membuka seluas-luasnya bagi masyarakat untuk nobar, baik sebagai penyelenggara maupun sebagai penonton,” ujar Usman.

Melalui berbagai upaya tersebut, TVRI ingin memastikan tayangan dunia tersebut dinikmati seluas-luasnya oleh masyarakat yang ada di Indonesia tanpa kecuali.(ant/ily/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 6 April 2026
29o
Kurs