Sabtu, 29 November 2025

DPR Minta Pemerintah Segera Antisipasi Banjir dan Longsor

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Banjir di Wiyung, Surabaya, Minggu (7/2/2016). Foto: Netter via E100

Saleh Partaonan Daulay Ketua Komisi VIII DPR RI minta pemerintah untuk segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam menghadapi bencana banjir dan longsor di berbagai daerah.

Terkait langkah-langkah tersebut, kata Saleh, ada beberapa hal yang penting dilakukan oleh pemerintah, diantaranya pemerintah diminta untuk segera melakukan koordinasi lintas kementerian/lembaga dan juga dengan pemerintah daerah. Koordinasi ini diperlukan terutama untuk mengetahui persiapan pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi bencana, khususnya banjir dan tanah longsor.

“Kalau ada koordinasi, akan terbangun sinergi. Masing-masing kementerian/lembaga bisa bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Begitu juga pemerintah kabulaten/kota bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya,” ujar Saleh di gedung DPR RI, Jumat (12/2/2016).

Kata dia, pemerintah juga diminta untuk segera menetapkan daerah-daerah rawan bencana banjir dan longsor. Dengan begitu, pemerintah dapat melakukan persiapan secara baik jika suatu waktu terjadi bencana.

“Sebetulnya, BNPB sudah memiliki peta bencana itu. Tinggal diaktulisasikan saja sesuai dengan kondisi yang ada saat ini,” kata Saleh.

Selain itu, menurut Saleh, pemerintah harus mempersiapkan bantuan perlengkapan dan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan di saat bencana. Perlengkapan dan bantuan kemanusiaan itu selanjutnya didistribusikan ke daerah-daerah rawan bencana sesuai dengan peta rawan bencana yang ada.

“Persiapan seperti ini penting agar saat bencana, pemerintah daerah bisa segera melakukan tindakan tanggap darurat. Jangan sampai ketika bencana, di situ baru diupayakan perlengkapan evakuasi dan penyelematan. Termasuk bahan makanan dan pakaian untuk mereka yang terpaksa mengungsi,” ujar dia.

Dan yang tak kalah penting, kata dia, pemerintah diminta untuk mensosialisasikan terhadap ancaman bencana kepada masyarakat di daerah rawan bencana. Selain tentang langkah-langkah antisipatif, masyarakat juga perlu diberitahu langkah-langkah yang diperlukan dalam keadaan tanggap darurat. Dengan begitu, bencana alam yang tidak bisa dihindari tidak sampai menelan korban jiwa.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Sabtu, 29 November 2025
28o
Kurs