Senin, 26 Oktober 2020

Sidang Tahunan MPR Jadi Konvensi Ketatanegaraan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Maruf Cahyono Sekretaris Jenderal MPR RI dalam konperensi pers di Ruang Rapat Pimpinan MPR, Gedung Nusantara III Lantai 9 Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/8/ 2016). Foto : Faiz suarasurabaya.net

Pada Agustus ini ada tiga agenda besar MPR, yaitu penyelenggaraan Sidang Tahunan MPR pada tanggal 16 Agustus, peringatan Hari Konstitusi pada tanggal 18 Agustus, dan Peringatan HUT MPR pada tanggal 29 Agustus 2016.

Demikian disampaikan Maruf Cahyono Sekretaris Jenderal MPR RI dalam konperensi pers di Ruang Rapat Pimpinan MPR, Gedung Nusantara III Lantai 9 Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/8/ 2016).

Dia menjelaskan, bahwa pelaksanaan Sidang Tahunan MPR merupakan amanah dari peraturan Tata Tertib MPR. Akuntabilitas lembaga negara disampaikan kepada masyarakat dalam forum sidang tahunan. Sidang Tahunan merupakan konvensi tata negara yang diatur dalam Tata Tertib MPR.

“Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR sama seperti tahun lalu. Tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2016,” kata Maruf.

Agenda Sidang Tahunan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB, untuk mendengarkan pidato Joko Widodo Presiden.

“Dalam Sidang Tahunan ini agenda tunggal adalah pidato Presiden. Ini bukan sidang yang mengambil keputusan melainkan hanya mendengarkan pidato presiden. Sidang ini menjadi forum fasilitasi dari MPR untuk laporan kinerja lembaga negara yang disampaikan Presiden,” ujar dia.

Menurut Maruf, tidak tepat bila ada anggota MPR yang melakukan interupsi di Sidang Tahunan MPR.

“Momentumnya tidak tepat dan tidak perlu ada yang diinterupsi karena hanya mendengarkan pidato presiden saja,” ujar Maruf.

Dalam peringatan Hari Konstitusi, selain pidato presiden, juga ada Final Lomba Cerdas Cermas Empat Pilar. Saat ini, para finalis LCC Empat Pilar dari seluruh provinsi di Indonesia sudah berada di Jakarta. Sementara itu, puncak final LCC dijadwalkan bersamaan dengan Hari Konstitusi pada 18 Agustus. Peringatan Hari Konstitusi ini dimaksudkan untuk memberi kesadaran konstitusi kepada masyarakat.

Sementara pada Hari Ulang Tahun MPR, direncanakan ada kegiatan MPR Berdzikir. Tahun ini baru pertama kali diperingati HUT MPR.

“Nanti akan mengundang seluruh elemen masyarakat, juga da`i yang menyampaikan doa bersama dan ceramah. Kegiatan ini tidak hanya seremonial tapi juga memberi dampak positif buat masyarakat dalam upaya kita terus menerus mensosialiasikan Empat Pilar,” kata Maruf. (faz/tit/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Bundaran Margomulyo

Macet di Tol Waru arah Satelit

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Surabaya
Senin, 26 Oktober 2020
31o
Kurs