Kamis, 2 Februari 2023

Tommy Soeharto Sedih Melihat Kondisi Indonesia Sekarang

Laporan oleh Bruriy Susanto
Bagikan
Hutomo Mandala Putra Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya (baju batik) saat di Surabaya, Rabu (10/5/2017). Foto: Bruriy suarasurabaya.net

Hutomo Mandala Putra, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya (PB) mengaku, sedih melihat kondisi Indonesia sekarang ini. Karena, banyak anggota legislatif yang tidak mengembang amanah dari rakyat, yang memilih saat dalam pemilu umum legislatif tahun 2014.

Salah satunya, mengenai KTP Elektronik, 50 persennya ternyata dikorupsi dengan membawa nama anggota legislatif.

“KTP-Elektronik yang 50 persennya lebih banyak dikorupsi oleh anggota dewan, jadi ini sangat menyedihkan. Karena, semua para tokoh ulama dan kyai memberikan dukungan pada anggota legislatif di tahun 2014, ternyata melakukan korupsi,” kata Hutomo Mandala Putra putra Soeharto Presiden Indonesia ke 2 ini, di sela-sela silahturahmi dengan alim ulama Jawa Timur di Surabaya, Rabu (10/5/2017).

“Itu tidak amanah, tentunya saya menyatakan bahwa kehadiran Partai Berkarya ini untuk mengisi dari kekecewaan dari masyarakat,” kata pria akrab dipanggil Tommy Soeharto.

Banyaknya anggota legislatif tidak beramanah, Tommy menegaskan, agar para kader dari Partai Berkarya tidak melakukan korupsi, dan harus amanah mengemban aspirasi rakyat. Tidak melakukan hal yang sama dari sebelumnya, banyak yang tidak amanah, dengan korupsi.

“Ke depannya kader dari Partai Berkarya, jika nantinya diberikan kepercayaan untuk memimpin negara, baik itu di DPRD tingkat 1 maupun DPRD tingkat 2, dan juga pilkada-pilkada yang ada di birokrat, tentunya tidak melakukan hal yang serupa, korupsi, dan tidak amanah,” ujar dia.(bry/ipg)

Berita Terkait