Kamis, 22 Januari 2026

Jokowi Makin Melesat Tinggalkan Prabowo

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Djayadi Hanan Direktur Utama Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), dalam rilis temuan survei nasional Desember 2017. Foto: Faiz suarasurabaya.net

Hasil dari sejumlah lembaga survei menyatakan bahwa tingkat elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden makin sulit terkalahkan. Bahkan, Sosok Prabowo Subianto yang disebut-sebut sebagai lawan terkuat di Pilpres 2019 tingkat elektabilitasnya semakin merosot.

Demikian disampaikan Djayadi Hanan Direktur Utama Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), dalam rilis temuan survei nasional Desember 2017 bertajuk “Tahun Politik 2018: Kekuatan Partai dan Calon Presiden”.

Selain Djayadi Hanan, rilis hasil survei tersebut dihadiri oleh Feri Julianto Politisi Partai Gerindra, Hanafi Rais Waketum PAN, Happy Bonne Politisi Partai Golkar dan Maruarar Sirait Politisi PDI Perjuangan.

Djayadi mengatakan, berdasarkan hasil survei jika pemilihan presiden digelar saat ini dengan dua pilihan nama yaitu Jokowi dan Probowo maka tingkat elektabilitas Jokowi jauh melesat meninggalkan Prabowo. Jokowi memiliki tingkat elektabilitas sebesar 64,1 persen sementara Prabowo 27,1 persen.

“Trend elektabilitas Jokowi cenderung meningkat di tahun 2017. Misalnya pada bulan Mei sebesar 53,7 persen, September sebesar 57,2 persen dan Desember 64 persen. Sementara itu Prabowo sebaliknya pada bulan Mei 37,2 persen, September 31,8 persen dan Desember 27,1 persen,” jelasnya.

Melihat trend ini Djayadi menegaskan bahwa untuk saat ini belum ada calon presiden yang menjadi lawan terkuat di Pilpres 2019 mendatang.

Sementara itu, Maruarar Sirait Politisi PDI Perjuangan mengatakan bahwa tingginya elektabilitas Jokowi membuktikan bahwa rakyat puas dengan kinerja yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi. Maka itu, rakyat menghendaki Jokowi untuk kembali memimpin negeri ini.

“Hasil survei ini membuktikan bahwa Mas Jokowi telah bekerja sesuai dengan kehendak rakyat,” kata dia.

Bagi Ara, apa yang telah dilakukan presiden Jokowi untuk negeri ini telah terbukti dan terukur. Yakni dengan pemerataan pembangunan infrastruktur dari Sabang sampai Merauke. Dan meningkatkan kepuasan masyarakat di bidang ekonomi.

“Selama ini Presiden Jokowi sudah kerja nyata. Bukan pencitraan. Sehingga rakyat puas,” ujarnya.

Ara mengatakan bahwa meningkatnya ekonomi masyarakat dapat dilihat dari hasil survei yang menyatakan bahwa kondisi ekonomi rumah tangga lebih baik dibanding tahun lalu, yakni sebesar 43, persen.

“Kita berbicara data. Masih ada masyarakat yang mengaku bahwa kondisi rumah tangga jauh lebih buruk tapi angkanya kurang dari 20 persen. Masih banyak yang menyatakan lebih baik,” jelasnya.

Menurut Ara, perbedaan pandangan ini sangat wajar di era demokrasi. masing-masing masyarakat memiliki pandangan menilai kinerja pemerintah.

“Wajar saja kalau ada perbedaan pandangan. Ini adalah era domokrasi,”kata Ara.

Sekadar diketahui survei nasional ini dilakukan pada 7-13 Desember 2017 dengan melibatkan 1220 responden. Sampel ditarik secara multistage random sampling. Dengan margin of error 3,1 persen.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 22 Januari 2026
28o
Kurs