Jumat, 20 Mei 2022

Jokowi: Partai Gerindra Berpeluang Masuk Koalisi Pemerintah 2019-2024

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden memberikan keterangan bersama Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra, usai melakukan pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Foto: Farid suarasurabaya.net

Joko Widodo Presiden pada Jumat (11/10/2019) sore menerima kunjungan Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra, di Istana Merdeka, Jakarta.

Pantauan suarasurabaya.net, Prabowo tiba di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 14.50 WIB, didampingi Edhy Prabowo Wakil Ketua Partai Gerindra.

Kemudian, pertemuan tertutup dua tokoh politik nasional tersebut berlangsung di Ruang Jepara, Istana Merdeka, sekitar 45 menit mulai pukul 15.10 WIB, sampai pukul 15.55 WIB

Sesudah melakukan pertemuan empat mata, Jokowi Presiden mengungkapkan, ada tiga poin yang dibicarakan bersama Prabowo Subianto.


Swafoto Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan wartawan kepresidenan di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat (11/10/2019). Foto: Antara/Istimewa

Pertama, mengenai perkembangan perekonomian global, dan strategi supaya pemerintah Indonesia bisa menjaga stabilitas.

Kedua, lanjut Jokowi, dibicarakan rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Poin penting ketiga yang dibicarakan dua tokoh nasional tersebut, terkait koalisi. Menurut Jokowi, kemungkinan Partai Gerindra masuk koalisi pemerintah.

“Tadi juga ada pembicaraan yang berkaitan dengan masalah koalisi. Tapi itu belum final. Yang jelas, kami sudah bicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra masuk koalisi,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto menyatakan dukungannya pada rencana pemindahan ibu kota negara yang diklaim pemerintah sudah melalui berbagai kajian.

Terkait koalisi, rival Jokowi dalam Pilpres 2014 dan 2019 tersebut mengatakan siap membantu kalau dibutuhkan.

Tapi, kalau Partai Gerindra tidak bisa masuk dalam koalisi Jokowi-Ma’ruf, mantan Danjen Kopassus itu akan tetap berperan dalam proses pembangunan sesuai prinsip check and balance.

Sekadar informasi, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, hari Minggu (20/10/2019). Upacara pengambilan sumpah jabatan akan diselenggarakan di Gedung DPR/MPR RI, kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Menjelang pelantikan, sejumlah tokoh pimpinan partai politik cukup sering melakukan komunikasi politik dengan mendatangi Komplek Istana Kepresidenan.

Kemarin, Kamis (10/10/2019), Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) Ketua Umum Partai Gerindra datang ke Istana Merdeka, berdiskusi dengan Jokowi soal ekonomi dan juga dinamika politik. (rid/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
31o
Kurs