Selasa, 5 Juli 2022

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan Pilkades Sidoarjo

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Apel Pergeseran Personel BKO PAM TPS untuk Pilkada Serentak Tahun 2020, Senin (7/12/2020) di Mapolda Jatim. Foto: Bidhumas Polda Jatim

Kabupaten Sidoarjo masih akan melanjutkan pesta demokrasinya. Usai melakukan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo pada Pilkada Serentak 9 Desember lalu, kini warga Kota Udang tersebut akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 20 Desember 2020.

Kombespol Sumardji Kapolresta Sidoarjo mengatakan, Pilkades Sidoarjo akan berlangsung di 1.884 TPS di 173 desa. Ia mengatakan, harusnya Pilkades Sidoarjo diikuti oleh 175 desa, “Dikarenakan dua desa melakukan gugatan sehingga masih berproses. Sehingga diputuskan 173 desa,” katanya saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Rabu (16/12/2020).

Terkait pengamanan, pihaknya akan menurunkan personel ekstra dari gabungan TNI, Polri, Linmas dan Satpol PP. “Kalau Polri ada 3.000 personel yang siaga di Sidoarjo mulai Sabtu, TNI, Satpol PP, Linmas jumlahnya 10.000-an akan kami siagakan, karena TPS-nya juga banyak,” imbuhnya.

Menurut Sumardji, tekanan Pilkades berbeda dengan Pilkada silam sehingga personel yang dikerahkan juga lebih ekstra. “Protokol kesehatan, tekanan dan psikologis serta konfliknya berbeda. Kalo Pilkades head to head. Lebih mudah mengamankan Pilkada dibanding Pilkades.”

Bahkan ia sudah memetakan tingkat kerawanan dari masing-masing desa, dari desa rawan, desa kurang rawan, dan desa sangat rawan.

“Kita sudah mempersiapkan dari tingkat kerawanannya dari masing-masing desa, ada desa rawan, ada desa kurang rawan, dan ada desa yang sangat rawan. Dan polanya sudah ditentukan kalau desa yang sangat rawan. Ada 27 desa yang sangat rawan, di 27 desa itu kita menempatkan jumlahnya lebih banyak. Satu desa bisa lebih dari satu kompi sehingga tidak kecolongan,” jelasnya.

Ia mengimbau agar masyarakat Sidoarjo dapat mempergunakan pelaksanaan Pilkades dengan baik serta memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

“Jangan money politics, karena kami akan menindak tegas siapapun yang melakukan perjudian saat pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo,” imbaunya.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
31o
Kurs