Selasa, 20 April 2021

AHY: Keputusan Pemerintah Menolak Demokrat KLB Jadi Kabar Baik Demokrasi Indonesia

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Ilustrasi. Ketua Umum Partai Demokrat yang baru, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidato kemenangannya saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Foto: Antara

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketua Umum Partai Demokrat mengaku telah mendengarkan keterangan sekaligus keputusan pemerintah terkait partai Demokrat

Menurut AHY, Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) menyatakan permohonan pihak Kongres Luar Biasa atau KLB Deli Serdang yang diwakili jenderal TNI purnawirawan Moeldoko dan dokter hewan Jhoni Allen Marbun ditolak karena gagal melengkapi berkas administrasi yang dipersyaratkan sesuai dengan batas waktu yang telah diberikan.

“Salah satunya adalah tidak menyertakan surat mandat dari para Ketua DPD dan DPC sebagai pemilik suara yang sah kepada para peserta KLB yang hadir,” ujar AHY dalam konferensi pers, Rabu (31/3/2021).

Kata AHY, keputusan pemerintah ini menunjukkan penegasan kebenaran dan konstitusionalitas partai Demokrat yang sebenarnya.

“Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa bahwa apa yang telah diputuskan oleh pemerintah hari ini adalah penegasan, terhadap kebenaran, legalitas dan konstitusionalitas partai Demokrat terkait kepemimpinan kepengurusan serta konstitusi partai yakni AD dan ART partai Demokrat yang dihasilkan oleh kongres kelima partai Demokrat 2020 yang lalu dan berkekuatan hukum tetap yang telah disahkan oleh negara,,” tegasnya.

Artinya, menurut dia, tidak ada dualisme di tubuh partai Demokrat.

“Saya tegaskan sekali lagi tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh partai Demokrat. Ketua umum partai Demokrat yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono,” kata AHY yang langsung diiringi tepuk tangan.

“Atas pernyataan pemerintah itu dengan kerendahan hati kami menerima keputusan tersebut. Kami bersyukur keputusan pemerintah ini adalah kabar baik, bukan hanya untuk partai Demokrat tetapi juga bagi kehidupan demokrasi di tanah air,” imbuhnya.

AHY mengatakan, dalam kasus ini hukum telah ditegakkan dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya.

“Untuk itu, atas nama segenap pimpinan, pengurus, kader dan simpatisan partai Demokrat di seluruh Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada presiden republik Indonesia bapak Joko Widodo yang telah menunaikan janji pemerintah untuk menegakkan hukum dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya dalam kasus KLB yang ilegal dan inkonstitusional ini,” ungkapnya.

“Penghargaan dan ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada menteri koordinator politik hukum dan keamanan bapak profesor Mahfud MD. Terima kasih dan penghargaan juga kepada Yasonna Laoly menteri hukum dan HAM, Jenderal polisi Listyo Sigit Prabowo Kapolri, komisioner KPU dan kepada sahabat-sahabat partai politik sebagai mitra berdemokrasi,” kata AHY.(faz/bid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Selasa, 20 April 2021
31o
Kurs