Minggu, 29 Mei 2022

Ketua Komisi III DPR Minta Polisi Segera Mengusut Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Herman Herry Ketua Komisi III DPR RI. Foto: DPR

Herman Herry Ketua Komisi III DPR RI menyampaikan belasungkawa atas insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten.

Akibat kebakaran itu, sebanyak 41 orang meninggal dunia, 73 orang narapidana terluka, delapan di antaranya mengalami luka berat.

“Pertama, saya atas nama Komisi III DPR RI mengucapkan bela sungkawa terhadap seluruh korban kebakaran Lapas Tangerang,” ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Ketua Komisi Hukum DPR meminta jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM sesegera mungkin merelokasi pegawai lapas dan warga binaan ke tempat yang aman.

Dia mengingatkan, jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari perisitiwa kebakaran di Lapas Tangerang.

“Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan atau mengambil keuntungan dari perisitiwa kebakaran yang terjadi di Lapas Tangerang,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator PDI Perjuangan itu juga mendorong aparat kepolisian segera melakukan investigasi dan mengusut tuntas penyebab kebakaran.

Sehingga, insiden yang mengakibatkan banyak korban jiwa tidak menjadi polemik di tengah-tegah masyarakat.

“Saya minta jajaran Kepolisian untuk segera melakukan investigasi mendalam terhadap kebakaran ini. Saya harapkan peristiwa ini agar diusut secara tuntas,” katanya.

Seperti diketahui, kebakaran besar terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) dini hari.

Irjen Pol Fadil Imran Kapolda Metro Jaya mengatakan, kebakaran terjadi di Blok C2 lapas Kota Tangerang tersebut.

Berdasarkan keterangan dan penyelidikan awal, kebakaran diduga terjadi karena konsleting listrik.

Untuk sementara, warga binaan yang menempati Blok C2 dipindahkan ke blok lain. Kemudian, korban yang luka-luka sudah dibawa ke RS Sitanala, dan RSU Kabupaten Tangerang untuk menjalani perawatan medis.

Sedangkan 41 korban yang meninggal dunia semuanya sudah dievakuasi ke rumah sakit.(rid/dfn/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 29 Mei 2022
26o
Kurs