Rabu, 6 Juli 2022

Komisi IX DPR Akan Minta Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Kebocoran Data

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Saleh Partaonan Daulay anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN. Foto : Faiz/ Dok. suarasurabaya.net

Saleh Daulay Anggota Komisi IX DPR RI prihatin atas kebocoran data pribadi penduduk Indonesia yang diduga dari basis data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Padahal, kata Saleh, pihak BPJS Kesehatan sering menyampaikan kepada Komisi IX DPR selaku mitra kerja, sistem komputer penyimpan data yang dimiliki sangat terjamin keamanannya.

“BPJS Kesehatan ini dalam paparannya ke Komisi IX sejak beberapa tahun terakhir mengatakan sistem komputerisasi yang mereka miliki sangat aman,” ujarnya di Jakarta, Jumat (21/5/2021).

Maka dari itu, legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengusulkan supaya Komisi IX DPR RI segera memanggil Direksi BPJS Kesehatan untuk memberikan penjelasan.

“Data-data itu mestinya terpelihara dengan benar, jangan sampai bocor. Karena itu, nanti kami akan mengusulkan BPJS Kesehatan memberikan keterangan secara khusus kepada Komisi IX terkait kebocoran data,” tegasnya.

Menurut Saleh, Direksi BPJS Kesehatan harus menjelaskan penyebab bocornya data. Kemudian, dampak dari kebocoran data, serta risiko yang akan dihadapi masyarakat akibat bocornya data pribadi.

Ketua Fraksi PAN DPR RI menegaskan, keterangan BPJS Kesehatan soal kebocoran data sangat penting, karena hampir 210 juta Penduduk Indonesia terdaftar sebagai peserta program jaminan kesehatan.

Terkait kebocoran data, Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan penyelidikan sampel pribadi masyarakat yang bocor dari tanggal 20 Mei 2021.

Hasilnya, Kemenkominfo menemukan akun bernama Kotz yang menjual data pribadi di Raid Forums. Berdasarkan investigasi itu, diketahui sampel data identik dengan data BPJS Kesehatan.

Dugaan itu berdasarkan struktur data yang terdiri Nomor Kartu, Kode Kantor, Data Keluarga/Data Tanggungan, dan status pembayaran.(rid/den)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
24o
Kurs