Relawan Progo 5, kelompok relawan pendukung setia Khofifah menilai, isu soal tasyakuran hari lahir Khofifah di Grahadi Surabaya terkesan untuk menjatuhkan sosok Gubernur Jatim itu.
Rahman Ketua Relawan Progo 5 Surabaya menegaskan, apa yang terjadi di acara itu sudah sangat jelas. Gubernur maupun sekdaprov jatim sudah memberikan klarifikasi dan sudah meminta maaf.
Dia bilang, acara kejutan untuk gubernur itu jelas bukan niatan gubernur, begitu juga berbagai pihak yang datang bukan atas undangan gubernur, melainkan inisiasi orang-orang yang menyayanginya.
“Tidak seharusnya acara itu dijadikan bahan mendiskreditkan Bu Gubernur, dibesar-besarkan untuk menjatuhkan Ibu Gubernur. Sungguh sangat tidak tepat,” kata Rahman, Sabtu (22/5/2021).
Dia tegaskan, pihak yang datang di acara itu murni atas keinginan mereka sendiri untuk bertemu dan mendoakan Khofifah yang menurut Progo 5 selalu mengedepankan penerapan protokol kesehatan (protkes).
“Selama Pandemi covid 19 ibu gubernur selalu mengedepankan penerapan protokol kesehatan, bahkan di mana pun dan ke mana pun selalu mengingatkan penerapan protokol kesehatan untuk memutus rantai Covid-19,” ujarnya.
Menurutnya, sangat tidak mungkin Khofifah Gubernur Jatim melanggar protokol kesehatan yang justru hendak dia tegakkan dan dia ingatkan kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan.
Menurut Rahman, berbagai isu terkait acara Rabu malam kemarin itu sengaja dibuat dan disebar oleh pihak tertentu yang tidak suka dengan kinerja dan keberhasilan Khofifah dengan tujuan menjatuhkannya.
Rahman berharap, acara kejutan ulang tahun gubernur itu tidak lagi menjadi momentum menjatuhkan gubernur. Di luar itu dia ajak semua pihak di Jatim bersama-sama bahu-membahu bangkitkan ekonomi.
“Berbagai klarifikasi sudah diberikan, ibu gubernur juga sudah dengan terbuka menyampaikan maaf, tidak perlu lagi ada statemen lain, lebih baik seluruh stakeholder membangun kebersamaan, guyub rukun bangkitkan perekonomian Jatim,” ujar Rahman.(den)
NOW ON AIR SSFM 100
