Jumat, 9 Desember 2022

Buka Pertemuan P20, Presiden Jokowi Ajak Parlemen Dunia Bersama Mengatasi Tantangan Global

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden RI menyampaikan pidato pembukaan P20, Kamis (6/10/2022), di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden membuka Sidang ke-8 Pertemuan Ketua Parlemen G20 atau The 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20), di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Dalam sambutannya, Presiden menyebut penyelenggaraan pertemuan P20 menambah optimisme baru bagi setiap negara untuk bekerja bersama dan berkolaborasi menghadapi tantangan dunia.

“Di tengah tantangan berat yang dihadapi semua negara sekarang, penyelenggaraan Summit P20 menambah optimisme baru bahwa kekuatan masing-masing negara bekerja bersama dan antarnegara saling belajar dan berkolaborasi,” ucap Jokowi di hadapan seluruh Ketua Parlemen Negara G20.

Kepala Negara melanjutkan, dunia tengah menghadapi tantangan yang berat, dimulai dengan pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya berakhir, konflik geopolitik dunia, hingga ancaman krisis energi, pangan, dan keuangan.

“Ada negara yang mampu bertahan dan memiliki resiliensi yang tinggi, tapi banyak juga negara yang terancam menjadi negara gagal yang berdampak kepada jutaan warganya, serta memperlebar ketidakseimbangan ekonomi global,” paparnya.

Maka dari itu, Presiden RI menekankan kerja sama antarnegara merupakan jalan efektif untuk untuk mengatasi tantangan global tersebut.

“Multilateralisme merupakan jalan yang paling efektif untuk mengatasi tantangan bersama. Tidak ada satu masalah pun yang bisa diselesaikan sendiri oleh satu negara atau beberapa negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak anggota parlemen global yang tergabung dalam P20 menjadi bagian dari pemecah permasalahan yang dihadapi masyarakat di seluruh dunia. Karena P20 merupakan representasi suara masyarakat di seluruh dunia.

“Parlemen G20 adalah representasi suara rakyat, rakyat global yang dipilih dan dipercaya rakyat, yang menjaring dan menyuarakan suara rakyat, dan sekaligus mengajak rakyat bekerja bersama dalam menghadapi tantangan yang sangat berat ini,” tambahnya.

Sekadar informasi, Sekadar informasi, P20 merupakan forum parlemen negara-negara G20 yang diselenggarakan dalam satu rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

DPR RI mengangkat tema Stronger Parliament for Sustainable Recovery yang menitikberatkan peran parlemen dalam pemulihan berbagai sektor kehidupan pascapandemi Covid-19.

Tema itu sejalan dengan tema ‘Recover Together, Recover Stronger yang diusung Pemerintah Indonesia pada Forum G20.

Ada empat isu prioritas yang akan dibahas dalam forum P20, yaitu pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau, ekonomi inklusif dan masyarakat yang kuat, parlemen efektif dan demokrasi yang kuat, serta kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Tujuan dari P20 di antaranya meningkatkan dimensi parlementer untuk mendukung agenda-agenda global.

Lalu, mendorong penguatan interaksi dan kerja sama antara pemerintah dan parlemen dalam implementasi hasil-hasil pertemuan G20.

Kemudian, memperkuat interaksi antara Ketua Parlemen negara-negara G20 dan negara negara mitra, serta kerja sama dengan PBB dan organisasi internasional lainnya.

Pertemuan puncak P20 berlangsung tanggal 6-7 Oktober 2022, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.(rid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Jumat, 9 Desember 2022
30o
Kurs