Kamis, 29 September 2022

Dalam Sidang Bersama, Ketua DPR Singgung Keberhasilan RI Tangani Covid-19 yang Diakui Dunia

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Puan Maharani Ketua DPR RI saat menyampaikan pidato dalam sidang bersama dengan DPD RI, Selasa (16/8/2022). Foto: tangkapan layar

Puan Maharani Ketua DPR RI sekaligus Pimpinan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI menyinggung soal keberhasilan Indonesia menangani Covid-19 yang mendapat pengakuan dunia berkat gotong royong semua elemen bangsa.

“Sebagai Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, tentu kita harus selalu bersyukur, karena Bangsa dan Negara kita tetap dapat Bersatu dalam menghadapi situasi yang sulit untuk menghadapi Pandemi Covid-19,” kata Puan dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI ini dihadiri oleh Joko Widodo (Jokowi) Presiden dan Ma’ruf Amin Wapres. Puan memuji peran Pemerintah yang terus menjalankan tugasnya untuk melindungi segenap rakyat dan tumpah darah serta mensejahterahkan rakyat di tengah Pandemi Covid-19.

“Sejak kasus pertama kali Covid-19 di Indonesia diumumkan, yaitu pada tanggal 2 Maret 2020, hingga saat ini, kita telah berada selama 29 bulan dalam situasi Pandemi Covid-19. Dan kini kita mulai memasuki masa transisi dari pandemi menuju endemi, yang tetap perlu terus diwaspadai,” ucapnya.

Puan juga menyebut ideologi Pancasila menjadi penuntun bangsa Indonesia menciptakan gerakan gotong royong yang masif dalam menghadapi Covid-19. Menurutnya, gotong royong yang masif menjadi salah satu kunci utama kekuatan pemulihan sosial dan ekonomi pasca-pandemi bangsa Indonesia.

“Selama masa Pandemi Covid-19 melanda negeri ini, kita melihat ideologi Pancasila telah bekerja dengan konkret memandu bangsa Indonesia. Secara bergantian, dengan kesadarannya sendiri, warga masyarakat kita saling tolong-menolong. Dan gerakan itu terjadi hampir di seluruh penjuru negeri,” sebut Puan.

Mantan Menko PMK itu menambahkan, Pemerintah telah diberikan ruang kewenangan yang cukup untuk mengambil tindakan cepat dan antisipatif demi keselamatan rakyat dan memastikan jalannya pemerintahan sejak awal Pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Ruang kewenangan tersebut melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional Dan/Atau Stabilitas Sistem Keuangan Menjadi Undang-Undang.

Kemudian juga melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang tentang Penanganan Pandemi Covid-19 yang diproses secara cepat dan cermat di DPR RI sehingga tidak terjadi kekosongan payung hukum untuk menangani pandemi yang melanda sebagian besar negara di dunia. Puan menyebut penanganan Indonesia yang baik menghadapi Pandemi Covid-19 mendapat pengakuan dunia.

“Alhamdulillah, berkat kerja bersama kita semua, gotong royong, Pandemi Covid-19 dapat ditangani dengan baik. Bahkan dalam rilis data Johns Hopkins University terkait penanganan Covid-19 pada tahun 2021, Indonesia dinilai sebagai salah satu negara terbaik di dunia dalam menangani Pandemi Covid-19,” ungkapnya.

“Inilah hasil Kerja Bersama kita, gotong royong melawan Pandemi Covid-19,” imbuh Puan.

Lebih lanjut, Puan memberikan apresiasi kepada seluruh anak bangsa yang telah membantu rakyat Indonesia menghadapi Pandemi Covid-19. Khususnya semua pihak yang berada di garis terdepan penanganan pandemi.

“Terimakasih kepada tenaga kesehatan, terimakasih TNI, terimakasih Polri, terimakasih Satgas Covid-19 di pusat dan daerah, serta terimakasih para relawan kemanusiaan,” tutur Puan.

Menurut Ketua DPR, kemampuan Indonesia menghadapi Pandemi Covid-19 semakin membuktikan bahwa kekuatan gotong royong tak hanya sebatas kata-kata semata. Puan terus mengajak seluruh masyarakat Indonesia bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Kerja bersama, saling bantu binantu, hulupis kuntul baris, yang merupakan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila, merupakan kekuatan nasional kita yang paling utama dalam menjaga kehidupan dan penghidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kita,” tegasnya.

Selain Jokowi dan Ma’ruf Amin, Sidang Bersama DPR-DPD yang masih dalam satu rangkaian dengan Sidang Tahunan MPR 2022 juga turut dihadiri sejumlah mantan presiden dan mantan wakil presiden. Kemudian hadir pula pimpinan lembaga negara, serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Sidang Bersama DPR-DPD RI turut mengundang para Duta Besar/Kepala Perwakilan Negara Sahabat dan Ketua Umum Partai Politik. Sidang Bersama kali ini merupakan sidang pertama yang dihadiri seluruh anggota DPR RI dan DPD RI sejak Pandemi Covid-19.(faz/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Kamis, 29 September 2022
31o
Kurs