Jumat, 19 Agustus 2022

Risma Beberkan Kerja Ideologis Kader PDIP di Pemerintahan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Tri Rismaharini Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Mensos memberikan pembekalan di Rakernas II PDIP, Rabu (22/6/2022). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Tri Rismaharini atau Risma Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) menjadi pengisi materi pembekalan untuk Ketua DPD untuk 34 provinsi dari parpol berlambang Banteng itu saat hari kedua Rakernas II 2021 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).

Risma membeberkan kinerjanya sebagai Mensos yang mengedepankan prinsip 3 T, yakni terdepan, terpencil, dan terbelakang. Kerja ini merupakan perwujudan ideologi kerakyatan yang dipegang oleh PDIP.

Adapun, prinsip 3 T dimaksudkan untuk memberdayakan rakyat Indonesia di pedalaman agar menikmati akses yang sama dengan warga kota.

Alumni Institut Teknologi Sepuluh November itu mengaku semasa menjadi Mensos sudah mengurusi beberapa kebutuhan penting warga di Pulau Bertam, Kepulauan Riau.

Semisal, kata Risma, pemerintah sudah mengusahakan air bersih dan pembangunan tower agar warga di sana bisa berkomunikasi.

“Ada air bersih. Sekarang sudah bisa berkomunikasi. Kami bangun di situ agar mereka bisa belajar daring. Kami pasang tower, ada jaringan,” lanjut Risma.

Risma kemudian mengatakan pemerintah juga sudah mengurusi kebutuhan warga pedalaman di Kampung Erosaman, Distrik Derkoumur, Kabupaten Asmat, Papua.

Awalnya, kata dia, pemerintah menyampaikan bantuan yang belakangan menjadi kiriman pertama yang pernah mendarat di Kampung Erosaman.

“Waktu itu saya memberikan bantuan. Menurut uskup di sana, itu bantuan pertama yang disampaikan,” lanjut Risma.

Wanita kelahiran Kediri, Jawa Timur itu melanjutkan saat ini pemerintah sedang mengupayakan lumbung pangan. Termasuk, membudidayakan lele bagi masyarakat di sana.

“Sering kali kita salah, mereka nomanden, itu salah. Jadi, yang terjadi mereka harus cari makan. Kalau mereka tidak pindah, mereka tidak makan. Yang kami lakukan karena sungainya keruh, ikan tidak hidup. Nah, akhirnya kita buat ternak lele. Di sini kami buat perpustakaan,” ungkap Risma.

Pembekalan dari Risma itu diketahui tidak hanya diberikan bagi Ketua DPD PDIP di 34 provinsi dan gubernur dari para kepala daerah. Para Bendahara DPD PDIP di 34 provinsi juga menerima pembekalan serupa, dari ruang kelas lain melalui sambungan video.(faz/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Jumat, 19 Agustus 2022
29o
Kurs