Minggu, 25 Februari 2024

Ganjar Ngobrol Persoalan Hak hingga Dana Pensiun Bareng Buruh di Tangerang

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ganjar Pranowo Capres saat bertemu dengan buruh di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/11/2023). Foto : istimewa

Ganjar Pranowo Calon Presiden mengunjungi salah satu rumah perwakilan buruh yang berada di Perum Mustika, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/11/2023). Ganjar pun disambut meriah oleh ratusan buruh yang sudah menantinya di sana.

Ketika datang, Ganjar mendapatkan respons antusias dari buruh dan warga setempat. Mereka meneriakkan ‘Ganjar Presiden’, sekaligus membawa bendera bergambarkan Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar berdiskusi dengan serikat buruh yang ada di Kabupaten Tangerang. Beragam hal disampaikan oleh para buruh kepada Calon Presiden berambut putih ini, seperti hak-hak buruh, revisi undang-undang Omnibus Law hingga kepastian terkait dana pasca pensiun.

“Terkait dengan hak-hak buruh ini terutama ketika mereka harus mendapatkan pemutusan hubungan kerja maka aspirasinya adalah mengembalikan pada aturan semula,” kata Ganjar.

Ganjar berkata, para buruh juga menyampaikan keluh kesah mereka terkait pemutusan hubungan kerja (PHK), namun tidak ada pihak yang mendampingi. Ia menilai seharusnya, pemerintah harus mendampingi para buruh ketika ada yang mendapatkan PHK.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini juga mendapatkan masukan dari buruh perihal insentif. Para buruh, kata Ganjar, mempunyai tabungan untuk di hari tua mereka.

“Bagaimana bisa mendapatkan banyak insentif. Umpama masa depannya nanti pengelolaan keuangan kawan-kawan buruh umpama mereka sudah mendekati pensiun seperti Taspen (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri), tenaga kerja apa seperti BPJS tenaga kerja secara manajerial ini bisa di pakai untuk masa tuanya,” ungkap Ganjar.

“Jadi sebenarnya kecemasan dan kekhawatiran ini mereka yang sampaikan dan mereka berharap betul adanya peran pemerintah untuk bisa memenangi mereka,” imbuhnya.

Karena itulah, Ganjar pun mengajak untuk para buruh untuk dapat merumuskan bersama-sama regulasi yang akan dibuat ke depannya.

“Saya titipkan pada mereka, yuk rumuskan, yuk karena regulasi menurut anda enggak pas bagaimana konsepsi perubahannya, kapan kira-kira kita bisa mengeksekusi itu agar betul-betul bisa terjadwal,” kata Ganjar.

Sementara, Ahmad Supriadi Ketua DPCK KSPSI Kabupaten Tangerang mengaku senang bisa berdiskusi dengan calon presiden nomor urut 3 ini.

Apalagi, Ganjar mau mendengarkan keluh kesan para buruh berbagai aspek. Mulai dari permasalahan kesejahteraan buruh, hingga perlindungan masalah pekerjaan.

“Sangat senang, kami cukup santai dan bicara dengan Pak Ganjar. Dan Pak Ganjar cukup menjadi pihak yang dapat mendengarkan secara baik mencermati masalahnya secara baik dan mempunyai ketertarikan terhadap isu-isu permasalahan terhadap buruh,” ujar Ahmad.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Minggu, 25 Februari 2024
28o
Kurs