Senin, 20 Mei 2024

13 Petugas KPPS dan 2 Linmas TPS di Jatim Meninggal Dunia

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Pemakaman Joko Budiono (51 tahun) Ketua KPPS TPS 42 Ngagel Surabaya yang meninggal dunia hari ini, Jumat (16/2/2024). Foto: Istimewa

KPU Jawa Timur (Jatim) mencatat jumlah korban meninggal dunia dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Jatim mencapai 13 orang, per Minggu (18/2/2024) hari ini.

Selain itu, juga ada dua petugas Linmas Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdata meninggal usai bertugas mengamankan Pemilu 2024.

Sebelumnya, Rochani Komisiner KPU Jatim divisi SDM dan Litbang pada, Sabtu (17/2/2024) kemarin, menyebut jumlah korban KPPS dan Linmas meninggal dunia mencapai sembilan orang, sebelum kini bertambah menjadi 13 orang.

Terdapat berbagai faktor yang menyababkan jatuhnya korban KPPS. Kata Rochani, ada yang meninggal akibat kecelakaan kendaraan, hingga terkena sengatan listrik saat cek sound. Lalu, ada juga yang memiliki riwayat penyakit bawaan seperti diabet hingga hipertensi.

Rochani menyebut, petugas KPPS yang meninggal akibat tersengat listrik mikrofon adalah Mustakim (53) asal Kabupaten Jember. Kejadian itu bermual sewaktu korban sedang menyiapkan pencoblosan di TPS 35 Desa Wringinagung, Jember.

Kejadian yang menimpa Mustakim ini bakal menjadi evaluasi KPU Jatim, supaya tidak terjadi peristiwa serupa pada pemilu periode berikutnya.

Meski begitu, Rochani menyatakan jumlah korban KPPS meninggal dunia pada pemilu di Jatim tahun ini relatif menurun dibandingkan penyelenggaraan Pemilu 2019 sebelumnya.

“Sangat jauh daripada saat 2019, yang mencapai 87 orang meninggal. Itu dari Linmas, KPPS, saksi, bahkan pemilih saat di bilik suara,” ujar Rochani saat dikonfirmasi, Minggu.

Terpisah, Khofifah Indar Parawansa mantan Gubernur Jatim periode 2019-2024, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya para petugas pemilu KPPS setelah menjalankan tugasnya.

“Semoga almarhum-almarhumah diberikan tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT. Aamin ya rabbal alamin,” ucap Khofifah di Surabaya hari ini.

Khofifah menyebut, para korban adalah pejuang demokrasi karrna meninggal dunia saat menjalankan tugasnya mengawal pesta demokrasi.

Sementara dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan bahwa dia bersama jajaran TKD Prabow-Gibran Jatim berencana takziyah ke beberapa almarhum-almarhumah.

“Saya rencana takziyah meski tidak bisa semua. Mohon kepada warga Jatim ikut mendoakan semoga almarhum almarhumah dipanggil dalam keadaan husnul khotimah. Diampuni segala hilafnya dan diterima segala amalnya. Keluarga yang ditinggalkan semoga sabar dan ikhlas. Amin,” tandas Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibran itu.

Saat ini KPU Jatim tengah melakukan proses penyaluran santunan kepada ahli waris petugas yang meninggal dunia melalui badan adhoc.

Adapun 13 anggota KPPS meninggal dunia antara lain berasal dari:

  • Kota Madiun
  • ⁠Kabupaten Jember
  • ⁠Kabupaten Bondowoso
  • Kabupaten Magetan
  • Kota Probolinggo
  • ⁠Kabupaten Bangkalan (2 orang)
  • Kota Malang
  • ⁠Kota Surabaya (2 orang)
  • Kota Kediri
  • ⁠Kabupaten Malang

Sedangkan petugas Linmas TPS yang meninggal masing-masing berada di Kota Madiun dan di Kabupaten Tuban. (wld/bil)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya
Surabaya
Senin, 20 Mei 2024
32o
Kurs