Jumat, 23 Januari 2026

Investasi dan Aksi Heroik WNI Jadi Pembahasan di Pertemuan Ketua MPR RI dengan Ketua Parlemen Korsel

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ahmad Muzani Ketua MPR RI bersama Pimpinan MPR lainnya dan Sekjen MPR melakukan jumpa pers seusai pertemuan dengan Wo Woon Shik Ketua Parlemen Korsel di gedung Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Ahmad Muzani Ketua MPR RI menerima kunjungan Woo Won-shik Ketua Majelis Nasional Korea Selatan beserta delegasi parlemen Korea Selatan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, menandai semakin kuatnya hubungan bilateral Indonesia dan Korea Selatan.

Muzani mengungkapkan bahwa dalam pertemuan itu, Woo Won-shik menegaskan komitmen Korea Selatan untuk terus mempererat kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, ekonomi, investasi, hingga kebudayaan.

“Pertemuan berlangsung sangat cair, bahkan diselingi canda. Ini mencerminkan bahwa hubungan Indonesia dan Korea Selatan sudah terjalin sangat baik dan bersahabat,” ujar Muzani kepada wartawan usai pertemuan.

Dalam dialog tersebut, Ketua Parlemen Korea Selatan juga menyinggung kisah heroik seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Sugianto, yang mendapat perhatian luas masyarakat Korea Selatan setelah menyelamatkan sejumlah warga lanjut usia saat kebakaran melanda salah satu wilayah di negara tersebut.

“Tindakan Sugianto dinilai luar biasa dan menyentuh masyarakat Korea Selatan. Bahkan Presiden Korea Selatan secara khusus mengundangnya ke Istana Biru di Seoul untuk memberikan penghormatan,” kata Muzani.

Menurut Sekjen Partai Gerindra itu, peristiwa tersebut menjadi simbol kuat nilai kemanusiaan sekaligus mempererat hubungan emosional antarwarga kedua negara.

“Keberadaan WNI di Korea Selatan bukan hanya sebagai pekerja, tetapi juga menjadi jembatan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan,” ujarnya.

Selain membahas isu sosial dan kemanusiaan, pertemuan tersebut juga menyoroti investasi Korea Selatan di Indonesia. Woo Won-shik menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi investor Korea Selatan dalam menjalankan usahanya di Tanah Air.

Ia berharap kendala-kendala tersebut dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama oleh para pemangku kepentingan di Indonesia, demi menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.

Menanggapi hal itu, Muzani menegaskan bahwa MPR RI mendukung penuh penguatan hubungan bilateral, termasuk upaya menciptakan kepastian hukum dan kenyamanan bagi investor asing yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Indonesia terbuka terhadap kerja sama dan investasi yang saling menguntungkan. Hubungan baik ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” pungkas Muzani.(faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 23 Januari 2026
25o
Kurs