“Oh enggak, kalau gua menghormati setiap warga negara punya hak untuk masuk di berbagai partai politik. Ya kita hormati,” ujar Said.
Wartawan kemudian menanyakan apakah keberadaan Jokowi di PSI dapat dianggap sebagai potensi pesaing bagi PDIP, terlebih PSI menyebut bergabungnya Jokowi membuat partai tersebut tidak lagi takut menghadapi partai politik lain. Said merespons singkat dengan sebuah peribahasa.
“Ah, Jaka Sembung bawa golok (nggak nyambung)!” kata Said.
Jokowi sebelumnya telah menyatakan dirinya bergabung dengan PSI dengan memperlihatkan KTA PSI sebagai bukti keanggotaannya di partai tersebut.
Langkah Jokowi bergabung dengan PSI menjadi perhatian politik nasional, mengingat sebelumnya Jokowi merupakan kader PDIP dan pernah menjabat sebagai Presiden RI selama dua periode. (faz/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

