Senin, 12 Januari 2026

Megawati Pantau Langsung Pendidikan Anak Korban Bencana Aceh, Minta Sekolah Segera Difungsikan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDIP saat dialog langsung bersama warga terdampak bencana Aceh dan tim relawan PDIP lewat sambungan virtual di sela-sela acara Rakernas, Minggu (11/1/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan menaruh perhatian khusus pada keberlanjutan pendidikan anak-anak korban banjir dan longsor di Aceh. Perhatian itu ditunjukkan melalui dialog langsung bersama warga terdampak dan tim relawan PDIP lewat sambungan virtual.

Dialog tersebut dilakukan Megawati usai memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP yang digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Dalam dialog tersebut, Megawati terlebih dahulu meminta laporan kondisi terkini dari Sri Rahayu Wakil Sekretaris Jenderal PDIP yang menjadi penanggung jawab lapangan, serta tim medis yang bertugas di Kapal Rumah Sakit Laksamana Malahayati.

“Kebutuhan apa yang paling mendesak dan perlu segera dikirimkan dari Jakarta?” tanya Megawati kepada tim di lapangan.

Tim dokter melaporkan masih dibutuhkannya suplai susu bayi usia 0–6 bulan serta makanan pendamping ASI untuk balita. Menindaklanjuti laporan tersebut, koordinasi logistik segera dilakukan agar bantuan tambahan bisa dikirimkan.

Sri Rahayu kemudian mempersilakan salah seorang warga terdampak untuk menyampaikan langsung aspirasinya kepada Megawati. Seorang ibu yang menggendong anak balitanya muncul di layar Zoom.

“Assalamualaikum, Ibu Mega,” sapa warga tersebut.

“Waalaikumsalam,” jawab Megawati dengan ramah.

Warga itu menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan kesehatan yang diterimanya di Kapal Laksamana Malahayati.

“Saya sudah diperiksa, diberi vitamin, dan mendapat bantuan. Terima kasih atas perhatian Ibu,” tuturnya.

Dalam dialog tersebut, Megawati menanyakan kondisi keluarga warga tersebut, termasuk pendidikan anak-anaknya. Sang ibu menjelaskan bahwa ia memiliki dua anak, dengan anak sulung berusia 17 tahun yang masih bersekolah.

Mendengar hal itu, Megawati langsung menanyakan apakah aktivitas sekolah sudah kembali berjalan pascabencana.

“Sekolahnya bagaimana? Sudah mulai belajar lagi atau masih terdampak bencana?” tanya Megawati.

Warga itu menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar belum normal karena sekolah masih dalam tahap pembersihan akibat banjir.

“Masih bersih-bersih, Bu. Belum mulai sekolah lagi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Megawati berharap proses pembersihan fasilitas pendidikan dapat segera diselesaikan agar anak-anak tidak terlalu lama kehilangan hak belajarnya.

“Semoga bisa cepat dibersihkan supaya anak-anak segera kembali ke sekolah. Pendidikan mereka jangan sampai terhenti,” kata Megawati.

Di akhir dialog, warga tersebut kembali menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun kepada PDI Perjuangan yang genap berusia 53 tahun. Megawati pun menutup percakapan dengan pesan hangat.

“Terima kasih. Jaga kesehatan, sampai bertemu lagi,” ucapnya.(faz/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
24o
Kurs