Senin, 23 Maret 2026

Prabowo Sebut Tak Pernah Komitmen Menyumbang Rp17 Triliun untuk BoP

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Prabowo Presiden RI bertemu Donald Trump Presiden AS, dalam rapat perdana Board of Peace, Kamis (19/2/2026), di Washington D.C, AS. Foto: Biro Pers Setpres

Prabowo Presiden RI menekankan Indonesia tak pernah berkomitmen kepada Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) untuk menyumbang 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17 triliun).

“Jadi, kita tidak pernah mengatakan bahwa kita mau ikut iuran 1 miliar dolar,” ujar Prabowo dikutip dari Antara, Minggu (22/3/2026).

Prabowo menegaskan komitmen dalam bentuk keuangan terkait bergabungnya Indonesia tidak pernah ada. Ia mengklaim hal ini ditunjukkan ketika Indonesia absen dari pertemuan di founding donors pada 19 Februari lalu.

“Tidak, tidak pernah. Dalam pertemuan di Washington pada 19 Februari lalu, itu adalah pertemuan founding donors. Mereka masing-masing menyumbang, mungkin ada yang lebih besar, tetapi Indonesia tidak ada di situ. Karena sejak awal, saat ditanya, saya tidak berkomitmen soal uang sama sekali,” tegas Prabowo.

Ia turut mengklaim kontribusi Indonesia di BoP hanya dalam bentuk pasukan perdamaian untuk menjaga warga Gaza, bukan dana.

“Kita menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian sesuai kebutuhan,” katanya.

Namun, Indonesia tetap akan mempertimbangkan kontribusinya untuk pembangunan kembali Gaza dengan terus mengikuti perkembangan BoP.

“Kalau gencatan senjata berhasil dan pembangunan dimulai, bukan tidak mungkin Indonesia ikut serta. Kita punya Baznas, dan sebelumnya juga sudah membangun rumah sakit serta berbagai bantuan lainnya di sana,” tandasnya.

Meskipun Indonesia mengklaim sebagai anggota BoP, Prabowo kembali menegaskan tidak adanya komitmen apapun berupa uang.

“Tidak ada komitmen sama sekali,” tegasnya.

Akan tetapi, pada Minggu (18/1/2026) lalu, Donald Trump menyampaikan syarat agar dapat menjadi anggota Dewan Perdamaian tersebut diharuskan untuk membayar iuran sebesar 1 miliar dollar AS.

Setiap negara anggota Dewan Perdamaian mendapat jatah keikutsertaan selama tiga tahun sejak berlakunya Piagam Dewan Perdamaian, dengan kemungkinan perpanjangan oleh Donald Trump selaku Ketua Dewan.

Lalu, bagi negara anggota yang menyumbangkan dana tunai lebih dari 1 miliar dolar AS dalam tahun pertama sejak piagam Dewan Perdamaian berlaku, maka batasan keanggotaan tiga tahun itu akan gugur.(ant/mar/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 23 Maret 2026
31o
Kurs