Sabtu, 31 Januari 2026

Terjunkan Bus Klinik dan Truk Laundry ke Jabar, PDIP: Politik Itu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Elektoral

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Hasto Kristiyanto Sekjen PDIP saat melepas Tim Relawan Kesehatan dan Baguna ke Jawa Barat di Kantor Megawati Institute, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026). Foto: istimewa

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menerjunkan tim medis dan armada bus kesehatan guna membantu masyarakat terdampak banjir serta tanah longsor di Jawa Barat, khususnya wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal DPP PDIP menegaskan bahwa pergerakan ini merupakan pengejawantahan ideologi partai yang menempatkan rakyat di atas segalanya.

Menurutnya, politik tidak boleh hanya dipandang sebagai instrumen meraih suara, melainkan alat untuk merawat kehidupan.

“PDI Perjuangan ingin menunjukkan bahwa politik itu adalah kehidupan. Ada yang menafsirkan politik hanya sekadar elektoral, tapi bagi kami, elektoral adalah buah dari kerja-kerja tulus di tengah rakyat,” ujar Hasto saat melepas Tim Relawan Kesehatan dan Baguna di Kantor Megawati Institute, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).

Dalam peninjauan armada, Hasto menyempatkan diri mengecek kesiapan alat medis di dalam Bus Klinik Berjalan, mulai dari alat pemeriksaan mata modern (Auto-Refractor) hingga ketersediaan obat-obatan esensial.

Selain layanan kesehatan, PDIP menghadirkan inovasi unik berupa unit mobil laundry untuk membantu kebutuhan sanitasi warga di pengungsian.

“Atas prakarsa Mbak Ribka Tjiptaning, kami mengirimkan truk khusus untuk laundry. Warga yang terdampak longsor seringkali kesulitan pakaian bersih, jadi ini bantuan yang sangat praktis dan dibutuhkan,” tambah Hasto.

Menariknya, armada yang dikerahkan merupakan hasil gotong royong antarkader. Salah satu mobil serbaguna didatangkan langsung oleh Deddy Yevri Sitorus anggota DPR RI dari Kalimantan Utara, serta dukungan dari anggota DPR lainnya seperti Doni Oekon.

Hasto mengungkapkan bahwa gerak cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Megawati Soekarnoputri Ketua Umum. Sejak dua bulan lalu, Megawati telah meminta seluruh kader siaga bencana berdasarkan analisis cuaca dari BMKG yang disampaikan Prof. Dwikorita Karnawati.

“Ibu Megawati sudah mempersiapkan agar Baguna dan tim kesehatan, khususnya di Jawa Barat, betul-betul siaga dengan truk logistik dan medis. Begitu bencana terjadi, kami tidak lagi gagap dan bisa langsung bergerak,” pungkas Hasto.

Pelepasan tim hari ini merupakan kelanjutan dari aksi kemanusiaan serupa yang sebelumnya telah dilakukan PDIP di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 31 Januari 2026
32o
Kurs