Rabu, 1 April 2026

UTBK-SNBT 2026 Dibuka, DPR Ingatkan Risiko Gangguan Teknis

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Habib Syarief Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Foto: istimewa

Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 resmi dibuka oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru pada Selasa (31/3/2026).

Seiring dimulainya tahapan penting ini, DPR RI mengingatkan agar seluruh aspek teknis pelaksanaan benar-benar dipersiapkan secara matang.

Habib Syarief Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor krusial yang tidak boleh diabaikan oleh panitia seleksi.

“Ini adalah gerbang awal bagi para calon mahasiswa. Kami meminta pansel memastikan seluruh proses, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan ujian, berjalan tanpa kendala teknis,” ujar Syarief dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Ia melihat bahwa sistem berbasis komputer yang digunakan dalam UTBK-SNBT memiliki kerentanan terhadap gangguan teknis, seperti masalah jaringan, server, maupun kelistrikan.

Menurutnya, hal tersebut bisa berdampak serius terhadap konsentrasi dan performa peserta.

“Jangan dianggap sepele. Gangguan sekecil apa pun bisa mengganggu fokus peserta, bahkan merugikan mereka secara psikologis dan akademik,” tegasnya.

Habib juga mengingatkan bahwa kesiapan infrastruktur harus mencakup berbagai aspek, mulai dari ketersediaan komputer dengan spesifikasi memadai, jaringan internet yang stabil, hingga sistem server yang andal.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sistem kelistrikan yang aman, termasuk penyediaan cadangan daya seperti genset.

“Jangan sampai terjadi pemadaman listrik atau gangguan server saat ujian berlangsung. Ini harus diantisipasi melalui pengecekan berkala dan simulasi sebelum hari pelaksanaan,” katanya.

Tak hanya itu, aspek kenyamanan ruang ujian juga menjadi perhatian. Ia meminta panitia memastikan ruang ujian memenuhi standar, baik dari segi tata letak, ventilasi, maupun pengawasan, agar peserta dapat mengerjakan soal dengan optimal.

UTBK-SNBT merupakan salah satu jalur utama seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia. Dengan tingginya jumlah peserta setiap tahun, pelaksanaan yang tertib dan bebas kendala teknis menjadi kunci untuk menjaga keadilan dan kredibilitas sistem seleksi nasional.

“Para peserta sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Jangan sampai masa depan mereka dipertaruhkan hanya karena persoalan teknis,” pungkas Habib Syarief.(faz/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 1 April 2026
33o
Kurs