Jumat, 26 Juni 2026 | 20:52 WIB
Sejumlah pekerja melakukan pengecatan bagian bangunan cagar budaya Balai Pemuda. Kawasan yang dinyatakan sebagai cagar budaya itu, dulu digunakan tempat berkumpul para sinyo dan noni Belanda. “Kalau perawatan selalu dikerjakan sekitar sebulan sekali, sekalian melihat kondisi bangunan,” ujar Sutrisno satu diantara pekerja, Selasa (19/3/2019). Setelah dilakukan pembersihan, bangunan kemudian di cat.
(Foto: Totok suarasurabaya.net)




