Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:17 WIB
Aksi demontrasi di depan Polrestabes Surabaya berujung ricuh pada Sabtu (30/8/2025) sore.
Dalam demo yang diikuti sejumlah elemen masyarakat itu, terjadi lempar-lempar setelah orasi peserta aksi berlangsung cukup lama.
Akibat suasana yang menanas, polisi kemudian memberi peringatan. Polisi juga menyemprotkan water cannon dan melepaskan gas air mata. Massa aksi kemudian berhamburan.
Dalam tuntutannya, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk menghentikan segala bentuk tindakan represif terhadap massa aksi.
Serta, mendesak reformasi total institusi kepolisian, demilitarisasi Polri, transparansi polisi dalam penanganan perkara pidana, dan usut tuntas tragedi Kanjuruhan.