NOW ON AIR SSFM
KLINIK PSIKOLOGI – Nyaman dengan Karakter Fiksi


Perkembangan teknologi membuat karakter fiksi terasa semakin dekat dan nyata. Tidak hanya melalui anime, film, novel, atau video game, tetapi juga media sosial hingga AI chatbot.
Ketertarikan emosional atau romantis yang kuat terhadap karakter fiksi dikenal sebagai fiktophilia. Kondisi ini bisa menjadi hobi yang wajar, tetapi juga perlu diperhatikan ketika mulai mengganggu hubungan dan kehidupan sehari-hari.
Dengarkan rekaman TALKSHOW KLINIK PSIKOLOGI bertajuk “Fiktophilia di Era Digital: Nyaman dengan Karakter Fiksi”, yang disiarkan pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 19.00 WIB, bersama Alindi Lecya Latih Psikolog Klinik Ikatan Psikologi Klinik Indonesia Wilayah Jawa Timur.
Simak pembahasannya tentang penyebab seseorang terikat pada karakter fiksi, batas antara hobi dan keterikatan yang tidak sehat, serta kapan perlu mencari bantuan profesional.
Tidak ada yang salah mencintai tokoh fiksi. Yang perlu disadari adalah ketika seseorang mulai lebih memilih hidup di dalamnya daripada di dunia nyata.







