Sabtu, 8 Agustus 2020

Selama Libur Nataru KBS Usung Konsep Pesona Budaya Nusantara

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ribuan pengunjung memadati Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Rabu (25/12/2019). Foto: Istimewa

Selama Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) Kebun Binatang Surabaya (KBS) mengusung konsep pesona budaya nusantara dengan tema bertajuk “Lestari Satwaku Lestari Budayaku.”

Winny Hustiani Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS mengatakan, tema “Lestari Satwaku Lestari Budayaku” itu akan berlangsung selama 16 hari sejak 21 Desember-5 Januari 2020.

“Jadi setiap hari berbeda. Pertama, kami angkat budaya Bali. Baik tarian Bali, Burung Jalak Bali yang dilindungi. Para keeper juga pakai atribut Budaya Bali,” katanya, Rabu (24/12/2019).

Hari kedua, Minggu (22/12/2019) kemarin, KBS mengangkat budaya Jawa. Satwa yang menjadi sorotan adalah Burung Merak. Sejumlah atraksi seperti keeper talk dan tarian ditampilkan.

“Kemarin (Selasa, 24/12/2019), kami mengangkat budaya Sulawesi. Kami fokus ke kandang Anoa, Babi, dan Rusa. Sama, kami mengikuti budaya Sulawesi di hari itu,” katanya.

Perhelatan puncak pada 5 Januari mendatang, kata Winny, KBS akan mengangkat budaya Nusa Tenggara Barat (NTT). Tentu saja, satwa yang menjadi andalan pada saat itu adalah Komodo.

“Kami ingin mengajak masyarakat Jawa Timur, dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk mencintai budaya mereka sendiri. Sehingga Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia tetap lestari,” ujarnya.

Selama digelar sejak 21 Desember lalu, pengunjung KBS berangsur-angsur meningkat. Rabu (25/12/2019) ini, pada hari-H Perayaan Natal, KBS menargetkan 18 ribu pengunjung.

Sampai pukul 09.00 WIB, jumlah pengunjung KBS sudah mencapai antara 6-7 ribu orang. Winny mengaku optimistis, jumlah pengunjung hari ini mencapai target, meski tidak sebanyak Minggu kemarin.

“Jumlah pengunjung paling tinggi memang pada hari ke dua. Ya, Minggu kemarin. Total pengunjung hari itu sampai 22 ribu orang dalam sehari. Jauh sekali dibandingkan hari Sabtu (21/12/2019), cuma 8 ribu,” katanya.

Setelah pelaksanaan tema Lestari Satwaku Lestari Budayaku pada hari pertama itu, jumlah pengunjung bertahan di atas 10 ribu orang. Senin (23/12/2019) kemarin 11 ribu orang, Selasa (24/12/2019) 16 ribu orang.

“Kalau hari biasa, tidak libur sekolah, jumlah pengunjung antara 2-3 ribu orang. Weekend sampai 11 ribu orang. Jadi kalau liburan seperti ini memang lebih tinggi dari weekend biasa,” ujar Winny.(den/tin/rst)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Surabaya
Sabtu, 8 Agustus 2020
25o
Kurs