Minggu, 9 Agustus 2020

Gandheng Renteng #10 Gerakan Budaya Peduli Lingkungan dari Pasuruan

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
flyer

Ajak seniman muda peduli lingkungan alamnya, KGSP menggelar Gandheng Renteng #10, sebuah Gerakan Budaya lewat berbagai seni digelar di Pasuruan, Jawa Timur.

Gandheng Renteng #10 sebagai perhelatan tahunan KGSP (Komunitas Guru Seni Dan Seniman Pasuruan) libatkan seniman sejumlah kota di Jawa Timur dengan menampilkan berbagai kegiatan seni mulai pameran seni rupa dan berbagai macam seni pertunjukan.

Pada perhelatan periode yang ke 10 ini Gandheng Renteng melibatkan 53 orang perupa yang berasal dari Pasuruan Raya, sebagai hasil seleksi tim kurator diantaranya Achmad Rosidi dan Zuhkhriyan Zakaria.

Tidak hanya itu, beberapa seniman kota lain di Jawa Timur juga dihadirkan dengan segala aktivitas berkeseniannya, diantaranya seniman dari Surabaya, Malang, Batu, Tulungagung, Gresik, Blitar, Lamongan, Banyuwangi, Probolinggo, Sidoarjo, dan Kediri. Serta mengundang perupa dari Yogyakarta, Solo, dan Bandung.

Pameran seni rupa di Gandheng Renteng #10, tahun ini bertema “Nempil kawul nang Pasar Bukir, Alase gundhul kuthane banjir”. Tentang kepedulian pada lingkungan alam atau lingkungan sosial. Para perupa yang terlibat harus mampu merespons tema tersebut.

Wahyu Nugroho Ketua Dewan Pembina KGSP menyampaikan kemampuan merespons adalah, mampu mempresentasikan secara verbal tentang wacana atau pemikiran yang melatarbelakangi penciptaan karya masing-masing seniman.

“Mampu memvisualisasikan wacana atau pemikirannya ke dalam bentuk karya seni rupa. Selama proses penciptaan karya tim kurator melakukan pendampingan melalui diskusi dan konsultasi secara personal. Lalu diseleksi untuk dipamerkan,” papar Wahyu Nugroho.

Selain itu, presentasi dilakukan sebagai upaya menanamkan kepekaan dan rasa empati pada persoalan lingkungan alam dan lingkungan sosial secara lebih seksama.

“Oleh karena itu pameran kali ini bisa disebut sebagai Gerakan Kebudayaan. Karena tidak hanya memperhatikan aspek kualitas karya dari sisi visual, tetapi juga kedalaman perupa membaca dan merepons dinamika yang terjadi di lingkungannya, lingkungan alam atau lingkungan sosial,” pungkas Wahyu Nugroho, Kamis (12/3/2020).

Perhelatan Gandheng Renteng #10 dilaksanakan di Gedung Serba Guna Yon Zipur 10, Pasuruan, Jawa Timur mulai Jumat (13/3/2020) hingga Sabtu (21/3/2020). Selain pameran seni rupa, juga digelar berbagai seni pertunjukan, penampilan grup musik, teater, tari, sastra, artist talk, workshop teater boneka dan ecoprint.(tok/iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Fabian Yudhistira

Potret NetterSelengkapnya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Surabaya
Minggu, 9 Agustus 2020
26o
Kurs