Kamis, 29 Oktober 2020

Jangan Dilupakan, Vitamin E Juga Penting Dikonsumsi di Masa Pandemi

Laporan oleh Anton Kusnanto
Bagikan
Ilustrasi konsumsi vitamin E. Foto: Istimewa

Nutrisi adalah hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama dalam masa Pandemi saat ini. Ketika kondisi sangat rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan pencetus lainnya.

Banyak penelitian membuktikan Vitamin E sebagai salah satu nutrisi antioksidan yang dapat mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas, seperti sinar Ultra Violet dari matahari , polusi, debu , AC, asap kendaraan bermotor.

Dalam hal daya tahan tubuh, Vitamin E berfungsi pertama menjaga keutuhan struktur kulit, agar mencegah masuknya mikroorganisme, baik virus maupun bakteri ke dalam tubuh. Vitamin E mengaktifkan sistem imunitas tubuh dengan meningkatkan aktifitas antibodi serta sel pembunuh alami dalam melawan benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Vitamin E juga membantu mencegah kerusakan sel-sel daya tahan tubuh dari radikal bebas sehingga sel-sel daya tahan tubuh dapat berfungsi dengan baik dalam melawan virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh kita.

Asupan Vitamin E didapat dari mengkonsumsi beberapa jenis makanan seperti minyak sayur, sayuran berwarna hijau seperti misalnya bayam, sereal dengan kandungan nutrisi tambahan, telur, dan juga kacang-kacangan.

Namun, bagaimana jika asupan Vitamin E melalui makanan tersebut tidak mencukupi kadar yang dibutuhkan oleh tubuh? Dokter Michael Reo, Medical Manager Darya Varia Laboratoria mengatakan, tambahan asupan Vitamin E dengan konsumsi suplemen merupakan hal yang sangat direkomendasikan oleh dunia medis.

Lebih lanjut, dr. Michael membagi tips memilih suplemen Vitamin E yang efektif. “Pilih yang berasal dari bahan alami seperti ekstrak biji gandum dan ekstrak biji bunga matahari.” ujarnya. Hal ini dua kali lebih baik diserap oleh tubuh dibandingkan Vitamin E yang sintetis. “Penyerapan asupan Vitamin E dari baham alami ini juga lebih efektif ketika dikonsumsi dalam bentuk kapsul lunak.

“Harus diperhatikan pula dosis suplemen Vitamin E yang aman dan efektif untuk penggunaan jangka panjang.” tambah dr. Michael. Dosis maksimal Vitamin E perhari yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, adalah 400 IU (International Units).

Dr. Michael menerangkan, suplemen Vitamin E yang ada di pasaran rata-rata masih di bawah 300 IU, jadi aman untuk dikonsumsi tiap hari sebagai bahan antioksidan yang kuat dan berperan penting dalam sistem daya tahan tubuh manusia, terutama di masa Pandemi ini.(ton/lim)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2020
31o
Kurs