Selasa, 7 Desember 2021

Perwakilan Jember dan Banyuwangi Juarai Raka-Raki Jatim 2021

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Grand final pemilihan duta wisata Raka-Raki Jatim 2021 di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (26/10/2021) malam. Foto: Humas Pemprov Jatim

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menggelar Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2021 pada Selasa (26/10/2021) malam di Hotel Shangrila Surabaya.

Kegiatan puncak ini diikuti oleh perwakilan dari 34 dari 38 daerah di Jawa Timur. Daerah yang belum berkesempatan mengikuti ajang ini yaitu Kabupaten Lumajang, Kota Probolingo, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Bondowoso.

Grand Final kali ini akan memperebutkan Juara 1, Wakil 1, Wakil 2, Wakil 3, Wakil 4, Juara Favorit dan Busana Terbaik.

Dari hasil penilaian dewan juri, yang menjadi juara 1 atau pemenang Raka-Raki Jatim 2021 adalah Muhammad Zainal Abidin, Raka dari Kab. Jember dan Friesta Yuvi Raki dari Kab. Banyuwangi.

Sedangkan wakil satu diperoleh Raka Kota Malang dan Raki dari Kab. Malang.

Wakil dua Raka-Raki Jatim 2021 diperoleh Raka Kab. Pasuruan dan Raki dari Kota Malang.

Wakil tiga Raka-Raki Jatim 2021 diperoleh Raka Kab. Malang, dan Raki Kab. Sumenep.

Lebih lanjut, wakil empat Raka-Raki diperoleh Raka Kab. Ponorogo dan Raki Kota Surabaya.

Juara busana terbaik Tahun 2021 didapatkan oleh Raka Kab. Pamekasan dan Raki Kab. Sampang.

Sedangkan untuk kategori juara favorit 2021 diperoleh Raka Kab. Madiun dan Raki Kab. Bojonegoro.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengajak 34 finalis duta Raka-Raki Jatim 2021, untuk tidak sekadar menjadi duta wisata dan ekonomi kreatif, melainkan juga mampu menjadi duta edukasi bagaimana menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang baik di setiap lini. Dengan demikian, sektor pariwisata kembali dibuka sehingga roda perekonomian mengalami peningkatan tetapi protokol kesehatan terjaga dengan baik.

“Saya berharap seluruh industri wisata dan ekonomi kreatif di Jatim termasuk yang berjejaring dengan industri kreatif, tetap semangat membangun sinergitas di Jatim sehingga tetap dalam proses untuk memberseiringkan optimisme di tengah upaya pengendalian Covid-19,” tuturnya saat membuka acara grand final pemilihan duta wisata Raka-Raki Jatim 2021.

Menurut gubernur, terselenggaranya grand final pemilihan duta wisata Raka-Raki Jatim 2021 karena adanya pengendalian terukur dari seluruh dimensi utamanya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Harus ada optimisme yang kita bangun bersama, berseiring kekuatan dan sinergitas untuk mengendalikan Covid-19 di Jatim. Oleh karena itu, gas dan rem harus ada dalam kendali kita masing-masing,” tegasnya.

Meski saat ini situasi Covid-19 di Jatim terus melandai, Khofifah menuturkan pentingnya penggunaan aplikasi PeduliLindungi di seluruh sektor industri pariwisata.

“Mudah-mudahan sudah terpenuhi kebutuhannya sehingga sektor wisata di Jatim mulai menggeliat dan ekonomi bisa merangkak naik,” jelasnya.

“Terima kasih sinergitas, dukungan dan semangat atas terselenggaranya grand final Raka-Raki Jatim 2021 dari masing-masing kab/kota Jatim,” tambah dia.

Khofifah juga meminta agar duta Raka-Raki Jatim 2021 turut mempromosikan destinasi wisata di Jatim melalui berbagai kanal digital.

“Zaman sudah modern, saatnya memanfaatkan digitalisasi untuk mempermudah masyarakat di seluruh dunia mengetahui varian wisata di Jatim. Saya yakin, mereka semua pasti bisa,” tandasnya.

Setelah memberi sambutan, secara resmi Khofifah membuka acara grand final pemilihan duta Raka-Raki Jatim 2021. Pembukaan juga dibarengi dengan peluncuran kalender wisata 2022 serta inovasi layanan informasi kepariwisataan berbasis digital.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
30o
Kurs