Senin, 19 April 2021

Rangin, Jajanan Kuno Yang Masih Eksis

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Rangin, jajanan kuno berbahan santan, tepung beras, dan parutan kelapa masih bertahan di tengah jajanan modern. Foto : Manda suarasurabaya.net

Orang Surabaya mengenal jajanan yang satu ini dengan sebutan, Rangin. Tapi di daerah lain mengenal jajanan ini dengan sebutan pancong, gandos, atau bandros. Apapun sebutannya, jajanan ini memang banyak disuka karena rasanya yang gurih.

Penjual kue rangin biasanya menjajakan keliling, dengan membawa pikulan. Dulu paling mudah ditemukan mangkal,  di depan gerbang sekolah, sayangnya kondisi pandemi sekarang makin sulit mencari keberadaan penjual kue ini.

Kalau ada waktu, tak ada salahnya jika ingin membuat sendiri di rumah, karena bahan membuat rangin sangat sederhana, terdiri dari adonan tepung beras dicampur santan kelapa, kelapa parut, ditambah garam secukupnya. Cara membuatnya, masak santan hingga matang dengan api sedang, aduk-aduk jangan sampai pecah, lalu campur bahan tepung bersama kelapa parut, gula, dan garam.

Aduk rata, masukan adonan ke dalam cetakan kue rangin yang sudah diolesi margarin. Tutup cetakan dan masak dengan api kecil hingga kering dan adonan matang. Angkat dan keluarkan dari cetakan. Kue rangin, pancong atau bandros siap dihidangkan dengan taburan gula pasir, susu atau keju parut.

Kalau tidak sempat membuat sendiri, dan kangen ingin mencicipi jajanan kuno yang satu ini,  bisa datang ke penjual rangin yang menetap berikut ini  :

1. Rangin Pak Roki (Depan Soto Wawan )
Jl. Mayjend Sungkono 86B, Surabaya

2. Rangin Darmo Park (masuk kompleks Darmo Park II)
Jl. Mayjend Sungkono

3. Rangin Cak Bud
Jl. Villa Kalijudan Blok G-2, Surabaya

4. Rangin by De’ Panconk
Jl. Pengampon Gg. II

5. Rangin Cak Mustar
Jl. Waspada No. 60

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Senin, 19 April 2021
32o
Kurs