Rabu, 6 Juli 2022

Fitness Plus: Jaringan Mega Gym Indonesia Pertama yang Go Public

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Dith Satyawan Pendiri Fitness Plus dalam perannya sebagai Personal Trainer untuk member Gym. Foto: Fitness Plus

Industri gym dan fitness center di Indonesia yang selama ini didominasi oleh jaringan waralaba gym global pada beberapa tahun terakhir, mulai menampakkan eksistensinya melalui jaringan gym lokal. Salah satunya adalah Fitness Plus Indonesia, jaringan mega gym lokal dengan konsep premium full service yang saat ini telah memiliki 9 cabang di Bali.

Fitness Plus didirikan oleh Dith Satyawan, atlet nasional sekaligus fitnesspreneur yang telah menggeluti bisnis pusat kebugaran selama 15 tahun. Formula bisnis yang dikembangkan oleh Dith mengandalkan strategi pemasaran yang inovatif dan biaya operasional yang efisien.

Dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Jumat (20/5/2022) malam, melalui formula tersebut, Fitness Plus mampu memberikan layanan berkualitas tinggi kepada para membernya secara konsisten. Bahkan, saat banyak gym yang tutup di masa pandemi, Fitness Plus justru melakukan ekspansi dengan membuka empat cabang baru di Bali dan dua cabang lainnya di Sidoarjo dan Surabaya.

Keunggulan Fitness Plus ini, juga tercermin pada kinerja keuangannya yang bertumbuh dengan sehat. Hal ini menarik perhatian LandX, platform crowdfunding berbasis properti terbesar di Indonesia, untuk mendukung ekspansi Fitness Plus ke kota besar lainnya di Indonesia.

Kolaborasi antara Fitness Plus dan LandX dimulai bulan Februari tahun 2022, sehingga secara resmi menjadikan Fitness Plus sebagai jaringan mega gym pertama di Indonesia yang go public melalui platform urun dana. Investor dapat membeli saham Fitness Plus melalui platform LandX, berdasarkan cabang yang listing di berbagai area premium di Bali, maupun kota besar lain di Indonesia.

Menurut Harryadin Mahardika komisaris Fitness Plus, setelah sukses go public via skema urun dana, dalam dua tahun ke depan Fitness Plus menyiapkan proses IPO (initial public offering) di Bursa Efek Indonesia.

“Saya optimis bahwa kinerja keuangan perusahaan akan terus tumbuh diatas kinerja kompetitor dan industri pusat kebugaran secara umum. Saat ini Fitness Plus memberikan dividen dalam range antara 18-30% bagi pemegang saham yang membeli saham melalui platform urun dana LandX.” ujarnya.

Sebagai informasi, Fitness Plus berencana membuka 30 cabang gym di kota-kota besar di Indonesia sampai dengan akhir tahun 2023. Sehingga menjadi jaringan mega gym premium terbesar di Asia Tenggara. (bil/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
27o
Kurs