Selasa, 5 Juli 2022

Melalui Single Baru “Lantun Mustahil” Silampukau Bercerita tentang Badai dan Lautan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Silampukau, band folk asal Surabaya saat tampil di Suara Surabaya Center, Kamis (23/12/2021). Foto: Dok.suarasurabaya.net

Moso’iki Records merilis single baru Silampukau Band Folk asal Surabaya, yang berjudul “Lantun Mustahil”. Lagu ini diaransemen oleh Kharis Junandharu, dan direkam di Moso’iki Studio sepanjang bulan Maret, dengan menggandeng Indra Perkasa selaku produser sekaligus merangkap sound engineer.

Melalui lagu ini, Silampukau bercerita tentang kecemasan seseorang yang mendadak terancam mati terbasmi badai di tengah pelayaran. Selain itu, kelemahan manusia dalam memprediksi masa depan, yang menyebabkan datangnya musibah tanpa peringatan, juga kemustahilan mengendalikan situasi, adalah tema yang mendasari single baru mereka.

Sebuah tema yang mau tak mau, harus diakui terinspirasi oleh pandemi Covid-19 yang tiba-tiba mengamuk di tahun 2020, memporak-porandakan semua rencana dan harapan terbaik manusia.

“Lantun Mustahil” ditulis oleh Eki Tresnowening dan Kharis Junandharu sebagai penduduk wilayah pesisir Kota Pahlawan, yang beranggapan bahwa repertoire lagu-lagu domestik bertema kehidupan maritim, terhitung sangat sedikit bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari perairan. Laut sendiri, dianggap menjadi semacam halaman belakang yang terlupakan di lagu-lagu Indonesia.

Artwork “Lantun Mustahil” sendiri merupakan karya cukil dari Eki Tresnowening. Foto: Silampukau

Single “Lantun Mustahil” yang dirilis pada awal mei 2022 ini, dikatakan Silampukau untuk menyambut datangnya muson timur ke wilayah Indonesia.

“Sebagai semacam ancang-ancang perayaaan atas lautan tenang yang akan segera datang, sekaligus sebagai semacam pengingat akan gejolak ombak dan cuaca buruk yang selalu dibawa oleh muson barat—yang segera akan pergi, tapi yang niscaya akan kembali setengah tahun lagi,” tulis Silampukau melalui keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Jumat (20/5/2022).

“Lantun Mustahil” adalah sebuah cerita kecil dari Silampukau untuk menyemarakkan kisah-kisah celaka yang masih terus menghantui para pekerja lautan hingga saat ini.(bil/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
28o
Kurs