Rabu, 24 April 2024

Memasak di Dapur Ternyata Bisa Mengatasi Stres

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi pasangan suami istri sedang memasak makanan bersama. Foto: Antara

Kebanyakan orang memilih untuk berlibur untuk mengatasi stres. Padahal tanpa disadari melakukan kegiatan memasak di dapur juga termasuk terapi kesehatan jiwa.

Cooking Therapy (terapi memasak) didefinisikan oleh beberapa ahli sebagai “teknik terapi yang menggunakan seni memasak, keahlian memasak, dan hubungan pribadi, budaya, dan keluarga individu dengan makanan untuk mengatasi masalah emosional dan psikologis”.

Viska Erma Mustika Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menjelaskan, aktivitas memasak memungkinkan seseorang terbiasa untuk berinteraksi dengan berbagai jenis makanan.

Sehingga terbangun pula kesadaran akan makanan yang dimakan, baik dari nutrisi maupun higienitas makanan.

“Ketika makanan yang dikonsumsi lebih sehat, dampaknya orang akan lebih sehat. Secara biologi, ini akan meningkatkan produksi hormon kebahagiaan (khususnya serotonin) sehingga muncul efek bahagia,” ujar Viska dilansir Antara, Sabtu (15/7/2023).

Viska menyebut, ketika memasak secara tidak sadar kita dipaksa untuk menggunakan seluruh indera pada saat itu juga. Mulai dari persiapan memasak sampai dengan masakan disajikan.

“Di psikologi ini disebut dengan mindfulness, yakni momen di mana diri kita fokus pada kondisi saat ini (here and now), bukan pada masa lalu atau masa depan yang seringkali menjadi pemicu kebanyakan kecemasan dan stres terjadi,” ujarnya.

Memasak juga bisa dijadikan sebagai proses pembentukan perilaku anak-anak. Anak akan belajar bahwa makanan yang dimakannya ternyata perlu proses yang panjang untuk menjadi makanan yang bisa dimakan.

“Hal ini akan memantik empati anak, yang kemudian memantik munculnya rasa tanggung jawab dan kemandirian,” terangnya. (ant/fra/saf)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Rabu, 24 April 2024
28o
Kurs