Penelitian internasional tmengungkap enam jenis makanan yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular jika dikonsumsi rutin.
Studi yang dipublikasikan di European Heart Journal ini menganalisis data 245.000 peserta dari 80 negara menggunakan skor diet dari studi Prospective Urban and Rural Epidemiological (PURE).
Dilansir dari laman Health pada Minggu (30/11/2025), hasil penelitian menunjukkan kombinasi makanan sehat ini dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.
Andrew Mente sebagai peneliti utama menekankan manfaat terbesar terlihat di negara berpendapatan rendah hingga menengah, di mana asupan makanan sehat masih minim.
Enam Makanan Utama Penjaga Jantung
Para peneliti merekomendasikan enam kelompok makanan yang terbukti melindungi jantung bila dikonsumsi secara rutin:
1. Buah-buahan utuh – konsumsi dua hingga tiga porsi per hari
2. Sayur-sayuran – dua hingga tiga porsi per hari, terutama yang berwarna-warni
3. Kacang-kacangan – satu porsi per hari, termasuk almond, kenari, atau kacang tanah
4. Polong-polongan – tiga hingga empat porsi per minggu, seperti lentil dan buncis
5. Ikan – dua hingga tiga porsi per minggu, sebagai sumber protein berkualitas dan omega-3
6. Produk susu berlemak penuh – dua porsi per hari, seperti susu murni, yogurt, atau keju
Selain itu, biji-bijian utuh dan daging/unggas yang tidak diproses dapat menjadi alternatif tambahan dalam pola makan seimbang.
Sheri Berger ahli gizi di El Camino Hospital menyatakan pola makan ini lebih mudah diikuti dibanding diet ketat karena menekankan konsumsi moderat berbagai makanan alami.
Produk susu berlemak penuh tetap aman bila dikombinasikan dengan makanan sehat lain, meski konsumsi lemak jenuh perlu diperhatikan.
Pola makan nabati inklusif dengan tambahan protein hewani berkualitas dan susu membantu mencegah penyakit jantung. Konsistensi dan kombinasi makanan yang dikonsumsi secara rutin lebih penting daripada mengandalkan satu jenis makanan saja.
Bagi yang tidak bisa mengonsumsi kacang atau ikan, biji chia, biji labu, biji rami, atau suplemen minyak alga dapat menjadi pengganti. Hindari makanan olahan tinggi lemak trans, gorengan, dan produk kemasan karena mengurangi ruang bagi makanan sehat dalam pola makan harian. (saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
