Yogurt merupakan salah satu makanan yang mengandung probiotik untuk mendukung kesehatan saluran pencernaan. Namun akan bosan jika dikonsumsi terus menerus.
Ahli gizi menghadirkan solusi dengan merekomendasikan jenis makanan kaya probiotik selain yoghurt yang dapat dikonsumsi untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.
Dilansir dari Antara, beberapa pilihan makanan yang mengandung probiotik antara lain:
Tempe
Tempe, yang dibuat dengan memfermentasi biji kedelai, termasuk alternatif makanan kaya probiotik yang populer menurut Jenny Beth Kroplin seorang ahli gizi.
Selain kaya probiotik, ia mengatakan, tempe merupakan sumber protein, serat, dan mineral yang sangat baik.
“(Tempe) mudah dimasak dan secara keseluruhan merupakan alternatif daging nabati yang baik,” kata Kroplin.
Tempe bisa digoreng, ditumis, atau diolah menjadi berbagai macam camilan dan hidangan pelengkap nasi.
Kimchi
Kimchi merupakan hidangan tradisional Korea yang dibuat dengan memfermentasi sayuran bersama aneka bumbu.
Kelli Morgan ahli gizi terdaftar dan kreator konten kesehatan mengatakan bahwa kimchi mengandung kultur hidup sekaligus serat.
Kimchi dapat dimakan begitu saja atau dimasak. Kimchi juga bisa menjadi sajian tambahan untuk berbagai jenis makanan dan hidangan.
Morgan mengatakan, kimchi bisa dikonsumsi bersama biji-bijian, roti panggang alpukat, telur orak-arik, atau hidangan nasi.
“Anda juga bisa memadukannya dengan bahan-bahan kaya prebiotik seperti bawang bombay atau bawang putih untuk manfaat tambahan bagi kesehatan pencernaan,” katanya.
Kefir
Kefir adalah minuman susu fermentasi kaya probiotik dan protein. Bentuknya mirip dengan yogurt, tetapi lebih encer.
Kefir bisa dikonsumsi langsung atau dicampurkan dengan makanan lain untuk meningkatkan asupan probiotik.
“Campurkan kefir ke dalam smoothie bersama pisang dan oat, keduanya merupakan sumber serat prebiotik yang sangat baik,” kata Morgan.
Kefir juga bisa dikonsumsi bersama sereal atau dijadikan sebagai pengganti susu untuk membuat rendaman oat semalam.
Pasta miso
Miso adalah pasta kedelai fermentasi yang menyediakan kultur probiotik aktif hidup untuk mendukung kesehatan usus.
Kroplin mengatakan bahwa miso bisa digunakan untuk membuat sup atau dijadikan sebagai bumbu perendam dan campuran saus .
Keju cottage
Kroplin mengatakan bahwa beberapa jenis keju cottage mengandung kultur probiotik yang baik untuk kesehatan usus serta protein serbaguna.
“Periksalah label komposisinya untuk memastikan keju cottage mengandung kultur aktif hidup seperti Lactobacillus acidophilus atau Bifidobacterium lactis,” katanya.
Keju cottage bisa langsung dimakan atau ditambahkan pada kentang panggang, telur orak-arik, dan adonan pizza.
Sayuran fermentasi
Sayuran fermentasi seperti sauerkraut dan acar bisa menjadi penambah cita rasa makanan sekaligus sumber probiotik.
“Pada dasarnya, semua sayuran yang difermentasi atau diasamkan dapat memberikan dampak probiotik pada kesehatan usus,” kata Kroplin.
Sayuran fermentasi dapat dinikmati sebagai camilan, dijadikan campuran salad, digunakan sebagai isian roti lapis, atau disajikan bersama daging dan ikan panggang. (ant/fia/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

