Banyak masyarakat Indonesia yang melakukan arus mudik dan balik Lebaran dengan jarak ratusan kilometer menggunakan kendaraan listrik (EV) dan hybrid. Hal tersebut kemudian berdampak pada mesin hingga daya mobil.
Yannes Martinus Pasaribu pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB0, mengingatkan tentang kewajiban memeriksan sejumlah komponen khusus pada mobil setelah perjalanan jauh agar kinerja dan keamanan tetap terjaga.
“Pada mobil hybrid seperti HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), seluruh pemeriksaan mobil konvensional tetap berlaku mulai dari ban, rem, hingga kaki-kaki, tetapi perlu tambahan perhatian pada sistem kelistrikan dan baterai,” katanya seperti dikutip dari Antara, Sabtu (28/3/2026).
Kondisi aki 12V juga disarankan untuk dicek serta melakukan pemindaian (scan) jika muncul indikator peringatan pada panel.
Selama mudik, keadaan kabin seringkali penuh penumpang yang dapat meningkatkan suhu dan membawa debu yang berkemungkinan mengganggu kinerja sistem pendinginan. Oleh karena itu, sistem pendinginan baterai perlu diperiksa, termasuk kipas dan jalur sirkulasi udara di dalam kabin.
Sistem pengereman pada mobil hybrid juga perlu diperhatikan, karena rem mekanis kemungkinan bekerja lebih keras saat regenerative braking, fitur umum pada mobil elektrifikasi modern, berjalan tidak optimal.
“Untuk PHEV, pastikan juga port charging dan kabel dalam kondisi bersih dan aman,” tambahnya.
Di sisi lain, mobil listrik murni (BEV) memerlukan perhatian utama pada bagian bawah kendaraan. Hal itu dikarenakan mobil lebih sensitif terhadap beban tambahan akibat bobot baterai yang besar, sehingga ground clearance berpotensi semakin turun dan pelindung baterai berisiko mengalami benturan.
“Inspeksi underbody (bawah kendaraan) menjadi sangat penting untuk memastikan tidak ada kerusakan.” ucap Yannes.
Berkenaan dengan hal itu, ban pada mobil listrik juga perlu diperiksa secara berkala dan menyeluruh. Bobot yang lebih berat pada BEV membuat ban mobil cenderung lebih cepat aus.
Sama seperti mobil hybrid, sistem pendinginan baterai pada BEV juga perlu diperiksa, terlebih jika kendaraan sering menggunakan fast charging (pengisian daya cepat) selama perjalanan mudik. Pastikan port pengisian dapat berfungsi baik dan aki 12V tetap dalam kondisi prima.
Sistem pengereman juga perlu perhatian dari pengemudi agar terhindar dari risiko berkarat atau seret akibat jarang digunakan. (ant/vve/saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
