Masyarakat hingga atlet diingatkan tentang pentingnya pemenuhan nutrisi yang tepat untuk menjaga daya tahan tubuh serta meminimalkan risiko cedera.
Menurut Dr. dr. Nanny Djaya, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit (RS) Atma Jaya, pemahaman tentang nutrisi seimbang menjadi kunci agar aktivitas olahraga dapat dilakukan secara optimal.
Hal ini terutama penting bagi masyarakat yang berusia 30 tahun ke atas, di mana asupan protein perlu ditingkatkan dan konsumsi karbohidrat dikurangi seiring bertambahnya usia.
“Bagi masyarakat yang sudah berumur 30 tahun ke atas, penting untuk memperbanyak konsumsi protein dan mengurangi karbohidrat seiring bertambahnya usia,” ujarnya dilansir dari Antara pada Sabtu (14/3/2026).
Nanny menambahkan, masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat vitamin nootropik seperti vitamin B1, B2, dan lainnya. Padahal, sumber vitamin ini mudah didapat dan murah, contohnya kacang hijau, tahu, dan tempe.
Selain itu, dia menyoroti kesalahan umum atlet dalam mengonsumsi vitamin dan suplemen, termasuk minuman yang mengandung creatine. Ia menekankan bahwa creatine hanya boleh dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan dan sebaiknya di bawah pengawasan dokter nutrisi.
“Mengonsumsi creatine itu ada dosisnya sesuai kebutuhan, sehingga kalau seorang atlet ya memang harus berkonsultasi ke dokter nutrisi atau gizinya,” katanya.
Nanny menekankan, asupan gizi yang tidak seimbang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan dan performa atlet, sehingga pemahaman nutrisi yang tepat menjadi langkah awal yang sangat penting. (ant/saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
