Rabu, 7 Oktober 2026

Dokter Ungkap Cara yang Lebih Aman untuk Menjaga Kesehatan Sendi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi nyeri sendi. Foto: iStock

Beragam produk yang diklaim dapat mengurangi nyeri atau menjaga kesehatan sendi mudah ditemukan di pasaran.

Namun, dokter mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada produk yang menjanjikan hasil cepat tanpa didukung bukti medis yang kuat.

Mengutip laman EatingWell pada Selasa (6/10/2026), Beberapa dokter menyarankan pilihan yang masuk akal guna mejaga kesehatan sendi, mulai dari kompres panas dan dingin hingga latihan menggunakan resistance band.

Adam Kreitenberg Ahli reumatologi mengatakan gelang tembaga yang banyak ditawarkan belum mampu mengatasi nyeri sendi ataupun memengaruhi proses arthritis.

“Banyak pasien menghabiskan uang untuk produk yang menjanjikan solusi cepat untuk nyeri sendi tanpa bukti klinis yang kuat,” kata Kreitenberg.

Pilihan yang bisa dicoba yakni mengkompres dengan air dingin atau panas yang bermanfaat untuk keluhan tertentu. Pernyataan itu juga disetujui oleh Scott Nass seorang dokter keluarga.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah aktivitas fisik. Kreitenberg menyarankan latihan menggunakan resistance band untuk memperkuat otot di sekitar sendi.

Menurutnya, otot yang lebih kuat dapat membantu menjaga kestabilan sendi, mengurangi risiko cedera, dan mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.

“Olahraga merupakan salah satu intervensi yang paling konsisten didukung bukti untuk membantu mengelola osteoartritis dan menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal,” ujarnya.

Dokter juga mengatakan agar masyarakat lebih berhati-hati pada produk yang mengaku dapat “membangun kembali tulang rawan”.

Kreitenberg menyarankan masyarakat lebih dulu memilih metode yang memiliki dasar medis, termasuk latihan fisik dan fisioterapi.

Selain aktivitas fisik, kondisi lingkungan juga menjadi perhatian. Aly Cohen ahli reumatologi mengatakan bahwa paparan polutan lingkungan juga berkaitan dengan peradangan dan kondisi seperti rheumatoid arthritis.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat memperhatikan kualitas air minum dan mempertimbangkan penggunaan penyaring air jika diperlukan.

Cohen juga menyarankan masyarakat membatasi penggunaan produk pembersih dengan banyak pewangi dan bahan tambahan yang tidak diperlukan. Beberapa penelitian menunjukkan paparan terhadap zat tertentu, seperti ftalat, berkaitan dengan perubahan penanda peradangan dan risiko rheumatoid arthritis.

Namun, pilihan produk rumah tangga bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan sendi. Menjaga berat badan, tetap aktif bergerak, dan mendapatkan penanganan medis ketika muncul nyeri atau kekakuan yang menetap tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan sendi.

Kreitenberg mengingatkan masyarakat agar tidak mengandalkan produk yang menawarkan solusi instan tanpa memeriksa penyebab keluhan terlebih dahulu. Nyeri, bengkak, atau kekakuan pada sendi yang menetap sebaiknya diperiksakan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat. (ant/fia/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
34o
Kurs