Minggu, 18 Oktober 2026

Dokter: Waspadai Osteoporosis di Usia 50 Tahun, Ini Tiga Tulang yang Rentan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi osteoporosis. Foto: Chou Neuroscience

Beberapa aktivitas yang disarankan antara lain berjalan kaki, naik tangga, dan latihan beban. Latihan tersebut dapat dikombinasikan dengan olahraga fleksibilitas untuk membantu menjaga keseimbangan dan kemampuan bergerak.

Namun, bagi penderita osteoporosis, jenis dan intensitas latihan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing agar tidak meningkatkan risiko cedera.

“Selain itu penting untuk mengombinasikan olahraga fleksibilitas untuk mencegah risiko jatuh. Bagi pasien osteoporosis, latihan juga harus tetap dilakukan, tetapi jenis dan intensitasnya harus disesuaikan dengan kondisi pasien serta dilakukan secara aman dan terstruktur karena risiko patah tulangnya lebih tinggi,” kata Bernadette.

Menjelang Hari Osteoporosis Sedunia yang diperingati setiap 20 Oktober, Wijaya mengajak masyarakat lebih memperhatikan kesehatan tulang dengan mengenali faktor risiko, menjalani pemeriksaan sesuai kebutuhan, dan berkonsultasi dengan dokter.

“Dalam momentum hari osteoporosis sedunia yang diperingati setiap 20 Oktober, kami mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan tulang melalui evaluasi faktor risiko, pemeriksaan medis sesuai indikasi, serta konsultasi dengan dokter spesialis,” katanya. (ant/bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
29o
Kurs