Paapa Essiedu aktor, mengungkapkan dirinya menerima ancaman pembunuhan dan tindakan rasisme usai terpilih memerankan Profesor Severus Snape dalam serial “Harry Potter” garapan HBO. Essiedu mengaku dirinya mendapat banyak komentar negatif usai pengumuman resmi perannya tersebut.
“Kenyataannya, jika saya membuka Instagram, saya akan melihat seseorang berkata, ‘Saya akan datang ke rumahmu dan membunuhmu’,” ungkapnya dilansir dari Antara, Senin (23/3/2026).
Ia mengungkapkan kekecewaannya karena ancaman tersebut tak seharusnya terjadi hanya karena melakukan sesuatu yang memang pekerjaannya.
“Meskipun saya cukup yakin tidak akan dibunuh. Itu bisa saja berubah! Tapi, ya, meskipun saya berharap akan baik-baik saja, seharusnya tidak ada yang harus menghadapi ini hanya karena melakukan pekerjaannya,” tambahnya.
Adapun perannya sebagai seorang penyihir menurutnya sangat memengaruhinya secara emosional.
“Banyak orang mempertaruhkan nyawa dalam pekerjaan mereka. Saya hanya memerankan penyihir di ‘Harry Potter.’ Dan saya akan berbohong jika mengatakan hal ini tidak memengaruhi saya secara emosional,” ujarnya.
Seperti diketahui, tokoh yang diperankan Essiedu atau Severus Snape pertama kali diperankan oleh mendiang Alan Rickman dalam film “Harry Potter and the Sorcerer’s Stone” (2001). Rickman terus memerankan tokoh itu dalam delapan film lainnya.
Meskipun demikian, Essiedu menyampaikan, komentar rasial yang ia dapat justru memotivasi dan memberikan semangat lebih untuk membuktikan perannya tersebut.
“Membuat saya lebih bersemangat untuk menjadikan karakter ini milik saya sendiri, karena saya teringat bagaimana perasaan saya saat masih kecil,” katanya.
“Saya akan membayangkan diri saya di Hogwarts dengan sapu terbang, dan gagasan bahwa seorang anak seperti saya dapat melihat dirinya terwakili di dunia itu? Itu motivasi untuk tidak terintimidasi oleh orang yang mengatakan mereka lebih suka saya mati daripada melakukan pekerjaan yang akan sangat saya banggakan,” jelasnya.
Essiedu mengatakan, komentar negatif pastinya tetap akan ada meskipun ia berhasil mengabaikan komentar jahat yang ditujukan kepada dirinya.
“Masalahnya masih endemik, dan orang-orang melihatnya lalu mengirim pesan untuk menanyakan apakah saya baik-baik saja,” katanya.
Serial “Harry Potter” sendiri sudah dimulai produksinya Juli lalu di Warner Bros. Studios Leavesden di Inggris Raya. Dalam memproduksi serial ini, setiap novel karya J.K. Rowling rencananya diadaptasi menjadi satu musim tersendiri, sehingga serial total akan mencakup delapan musim.
Pemeran lainnya seperti Dominic McLaughlin dipilih menjadi pemeran Harry Potter, sementara Alastair Stout akan berperan sebagai Ron Weasley dan Arabella Stanton akan memerankan Hermione Granger dalam serial tersebut.(ant/mar/bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
