Sabtu, 7 Maret 2026

Masak Besar di Surabaya, LMI dan King Abdi Sajikan 1.000 Porsi Buka untuk masyarakat

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
King Abdi yang sedang memasak dalam acara "Masak Besar & Berbagi Buka Puasa" di Sentra Ikan Bulak, Surabaya pada Sabtu (7/3/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Lembaga Manajemen Infaq (LMI) bersama King Abdi Juru Masak menyajikan 1.000 porsi buka puasa melalui program Masak Besar di Sentra Ikan Bulak, Surabaya pada Sabtu (7/3/2026).

Agung Wicaksono Direktur Utama Laznas LMI mengatakan, masak besar itu diselenggarakan di kawasan pesisir Kenjeran yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan kecil, buruh pengolahan hasil laut, serta pekerja sektor informal kelautan yang memiliki kerentanan ekonomi seiring dengan pendapatan yang tidak stabil.

“Kerentanan ekonomi ini menyebabkan banyak keluarga pesisir mengalami keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan pangan, termasuk penyediaan hidangan berbuka puasa yang layak dan bergizi. Melalui program masak besar dan buka bersama, LMI ingin menghadirkan kebahagiaan dengan menyiapkan ribuan porsi berbuka puasa yang dimasak bersama oleh relawan dan warga,” katanya.

Program masak besar itu, lanjut dia, bukan hanya menghadirkan menu berbuka puasa yang bergizi, tetapi juga menjadi jembatan silaturahmi antara donatur, relawan, dan masyarakat pesisir.

“Kami berharap kegiatan ini membawa kebahagiaan Ramadhan serta meringankan beban saudara-saudara kita di Kenjeran,” ucapnya.

Yanuar Dwi Priyanto Direktur Program LMI mengatakan, progam ini melibatkan King Abdi untuk proses masak yang profesional, serta untuk melibatkan chef dalam kegiatan kebakan di bulan ramadan.

“Jadi dan ini bukan hanya momen untuk kita membagikan zakat, infak, tapi kita juga berbagi donasi buka puasa dan lain sebagainya, dan semua pihak yang punya kompetensi memasak itu bisa berbagi kompetensinya, seperti King Abdi yang memasak untuk masyarakat banyak,” tuturnya.

Sementara itu, King Abdi mengatakan bahwa dalam masak besar 1.000 porsi ini memasak menu yang berisi lauk ayam masak acar, mie kuning dan telur sayur tumis.

“Yang pasti, di bulan kebaikan ini saya bersama LMI masak di daerah pesisir untuk 1.000 porsi. Tadi, juga dibantu sama ibu-ibu dari LMI itu masaknya,” ucapnya.

Abdi berharap, program masak besar yang diadakan LMI ini bisa membantu masyarakat luas, termasuk ke depannya bisa menyasar lebih banyak masyarakat dan berkolaborasi dengan lebih banyak pihak lagi.

“Aku cuma berpesan satu, di ekonomi yang drop ini, aku berharap lembaga-lembaga seperti LMI dan semuanya itu bergabung untuk membantu, di mana orang-orang dalam masa kesulitan ini minimal ada untuk berbuka, ada untuk segala macam. Sedikit-sedikit satu orang berbuat kebaikan, 10 orang berbuat kebaikan, 100 orang berbuat kebaikan itu pasti semuanya akan lebih bagus gitu. Makanya aku sangat senang sekali ketika LMI ngajak untuk masak di kawasan Kenjeran ini,” jelasnya.

Rizki Wulan Agustin Ketua Pelaksana Masak Besar menambahkan bahwa kolaborasi itu menjadi ruang gotong royong yang memperkuat solidaritas sosial.

“LMI bersama para donatur, relawan, dan warga bergotong royong mulai dari pengadaan bahan hingga proses memasak 1.000 porsi bersama King Abdi. Kebersamaan ini diharapkan mempererat silaturahmi seluruh pihak yang terlibat,” pungkasnya. (ris/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 7 Maret 2026
26o
Kurs