Antusiasme masyarakat menyambut Lebaran 2026 dimanfaatkan pelaku industri fesyen muslim dengan menggelar pameran busana di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Surabaya Barat.
Ajang yang diinisiasi komunitas desainer Muslim Fashion Runaway (MUFWAY) itu diharapkan mampu mendorong penjualan busana muslim sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif lokal.
Dian Apriliana Dewi founder MUFWAY menargetkan nilai transaksi yang cukup tinggi selama penyelenggaraan acara tersebut.
Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, pameran fesyen muslim itu mampu mencatatkan penjualan hingga miliaran rupiah.
“Untuk tahun ini, kami target bisa mencapai Rp2 miliar sampai Rp3 miliar. Itu sudah cukup bagus untuk angka penjualan busana muslim,” katanya, Minggu (8/3/2026).
Adapun agar ekonomi lokal tetap berputar, Dian mengajak serta pelaku UMKM. Khususnya mereka yang bergerak di industri fashion muslim dan modest, untuk tidak hanya bergabung tapi sekaligus melebarkan sayap lewat event ini.
Dian menjelaskan, tahun ini ajang tersebut diikuti oleh puluhan desainer yang terbagi dalam kategori dewasa dan anak-anak.
“Mereka juga nggak hanya dari Surabaya saja, tapi juga luar kota seperti, Jakarta dan Malang,” tambahnya.
Lewat gelaran pameran busana muslim, hampir seluruh desainer berkesempatan memamerkan desain terbaru mereka dalam menyambut Lebaran 2026.
Gita Orlin salah satu desainer asal Surabaya memilih menampilkan busana yang terinspirasi dari keindahan tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dipadukan dengan motif damask dari Prancis.
Dua paduan desain itu menghasilkan koleksi busana yang glamour dan elegan, serta tetap menonjolkan motif Indonesia.
Selain itu, Gita juga memilih warna-warna yang memang sedang tren pada 2026 ini seperti, warna burgundy dan nude. Tidak hanya itu, untuk tampilan yang lebih minimalis, Gita memilih warna-warna monochrome seperti, hitam, putih, dan abu-abu. (kir/saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
