Jelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, masyarakat banyak yang bepergian mudik pulang ke kampung masing-masing. Sebagian masyarakat akan meninggalkan kendaraan di rumah selama beberapa hari hingga minggu.
Untuk masyarakat yang memiliki motor listrik, beberapa hal perlu diperhatikan sebelum meninggalkan motor agar tetap aman dan tetap dalam kondisi optimal ketika digunakan kembali usai libur lebaran.
“Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah. Dengan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat memastikan motor tetap aman sekaligus siap digunakan kembali setelah kembali dari mudik,” Ilman Fachrian Fadly ujar Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Rabu (11/3/2026).
Melansir Antara, simak enam hal berikut jika Anda hendak meninggalkan motor listrik saat mudik Lebaran.
1. Biarkan saklar MCB menyala jika tidak pergi lebih dari sebulan
Saat Mini Circuit Breaker (MCB) dimatikan, arus listrik antara baterai dan perangkat kelistrikan di motor juga ikut mati. Hal ini membuat pengguna juga tidak dapat melacak dan memantau posisi terakhir kendaraan melalui sinyal GPS pada aplikasi motor listrik.
Dengan tetap menyalakan saklar MCB, pengguna bisa mengecek posisi motor listrik, sehingga memudahkan pelacakan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
2. Gunakan standar tengah
Motor yang diparkir dengan standar tengah akan mengurangi risiko terjatuh akibat dorongan angin, tersenggol orang, maupun pergeseran tanah, karena motor akan terus berada di posisi tegak sehingga lebih stabil.
Selain itu, tekanan yang terlalu lama pada satu sisi ban jika menggunakan standar samping dapat terkurangi. Dengan posisi seimbang, komponen motor listrik dapat lebih terjaga dengan baik.
3. Isi daya 50 persen dari kapasitas
Sisakan sebanyak 50 persen daya baterai dari kapasitasnya. Hal ini dapat membantu untuk menjaga kesehatan baterai motor listrik selama kendaraan tidak digunakan.
4. Cek tekanan ban
Tekanan ban yang berada pada kondisi ideal sebelum ditinggal dalam jangka waktu lama dapat membantu mencegah berkurangnya tekanan udara, agar kendaraan siap digunakan kembali setelai libur Lebaran.
5. Gunakan kunci ganda
Untuk meningkatkan keamanan kendaraan, pengguna dapat menambahkan pengamanan dengan memasang kunci ganda seperti kunci cakram atau rantai yang dipasang pada roda depan.
Risiko sasaran pencurian motor meningkat ketika kendaraan ditinggal dalam waktu lama tanpa diawasi. Oleh karena itu, pemakaian kunci ganda dapat mengurangi risiko tersebut.
6. Aktifkan fitur alarm
Perlindungan tambahan juga dapat dilakukan dengan mengaktifkan fitur alarm pada sistem keyless. Kendaraan akan mengeluarkan bunyi nyaring ketika ada usaha pencurian atau terjadi gangguan. (ant/vve/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
