Ketatnya persaingan di bisnis penerbangan, Cathay Pacific Airways selalu meng-up date potensi sumber daya yang dimiliki. Potensi tersebut berupa kualitas layanan dan efisiensi armada.
Potensi sumber daya yang dimiliki, seperti diungkapkan CLEMENT TAM Manager of East Indonesia Cathay Pacific Airways pada suarasurabaya.net, harus disesuaikan dengan segmen pasar yang dipilih Cathay Pacific. Sebagai produk jasa premium di bisnis penerbangan, Cathay tidak berhitung berapa besar tarif yang ditawarkan tetapi kualitas seperti apa yang bisa diberikan ke customer.
Jika kualitas layanan yang diberikan bisa memuaskan customer, tarif tidak menjadi ukuran. Dan kualitas layanan tersebut tidak berdasarkan kelas tiket pesawat yang dipilih customer.
Mulai economy class sampai first class, kata CLEMENT, Cathay Pacific memiliki standar kualitas layanan tinggi. Ia mencontohkan pada pertengahan 2007 ini, kualitas layanan akan ditingkatkan kembali untuk kenyamanan penumpang.
Cathay Pacific mengubah desain tempat duduk mulai dari first class hingga economy class. Dengan perubahan desain tempat duduk, penumpang akan lebih merasa nyaman selama dalam perjalanan. Berikut penjelasan CLEMENT, {clip*1}.
Kualitas layanan premium lainnya yang sudah berjalan sampai saat ini, ungkap CLEMENT, Marcopolo Club sebagai media komunikasi antar customer Cathay Pacific.
Dari segi kualitas layanan, banyak hal yang sudah dilakukan Cathay Pacific. Satu diantaranya dengan program Frequent Flier. Program ini berdasarkan jarak terbang customer dan terbagi dalam empat kategori. Kategori Diamond, customer menempuh jarak 120 ribu miles, Gold dengan jarak terbang 60 ribu miles, Silver dengan jarak 30 ribu miles dan kategori Green, yang seluruhnya ditempuh dalam waktu 12 bulan. Jumlah member yang mengikuti program Frequent Flier di Indonesia sampai saat ini lebih dari 4000 orang.
Dengan program Frequent Flier, kata CLEMENT, ternyata mampu mempertahankan loyalitas customer. Bahkan customer berlomba mempertahankan posisinya di level tertinggi atau dari level sebelumnya ditingkatkan ke level lebih tinggi.
Para customer tersebut bisa bergabung di Marcopolo Club media yang disediakan Cathay Pacific lebih mengenal produk dan layanan Cathay maupun komunikasi antar customer. Mereka yang menjadi anggota Marcopolo Club akan mendapatkan keuntungan di prioritas layanan.
Anggota Marcopolo Club memperoleh prioritas sejak booking (pesan tiket) hingga merasakan layanan dalam pesawat. Di Hong Kong International Airport, untuk check-in disediakan konter yang berbeda. Untuk penumpang first class dilayani lebih personal touch dan business class juga berbeda konter.
Mereka yang menjadi member Marcopolo Club juga berhak menikmati fasilitas lounge khusus bagi penumpang first class di The Pier Lounge dan penumpang business class di The Wing Lounge. Lounge tersebut tidak hanya di Hong Kong International Airport tapi juga kota-kota tujuan Cathay Pacific dengan load factor tinggi.
Kedua lounge Cathay Pacific tersebut menyediakan berbagai fasilitas seperti restoran, bar, fasilitas bisnis (ruang khusus untuk browsing internet), ruang entertainment, restroom. Seluruh fasilitas di lounge setingkat dengan fasilitas hotel berbintang dan disesuaikan dengan karakter penumpang.
Bagi lounge penumpang first class, lounge bernuansa lebih serius mulai dari warna interior ruangan dan fasilitas yang ada didalam. Sedangkan lounge untuk penumpang business class, warna ruangan lebih funky.
“Saat berada di lounge, penumpang diharapkan bisa beristirahat sambil menikmati seluruh hidangan secara gratis. Dengan demikian begitu melanjutkan penerbangan terasa segar dan terbang dalam kondisi fit,”paparnya.
Sedangkan dari efisiensi armada, CLEMENT menegaskan, Cathay Pacifi memaksimalkan jam terbang pesawat. Rata-rata pesawat terbang selama 12-14 jam per hari. Jika tidak ada pesawat yang menganggur, berarti perusahaan berhasil memaksimalkan pemanfaatan sumber daya. Dan tingginya jam terbang tidak menjadi masalah asal perawatan pesawat juga maksimal.
Melalui layanan premium dari segala lini serta mengutamakan safety selama terbang, tambah CLEMENT, Cathay Pacific Airways berusaha mempertahankan posisi premium leadership airlines.
Teks foto :
1. Di bandara, penumpang first class check-in di konter yang berbeda dan lebih personal touch
2. Model tempat duduk terbaru (barisan depan) untuk penumpang business class yang akan dipakai pada pertengahan 2007. Modelnya seperti kepompong membuat penumpang makin nyaman selama perjalanan. Sedangkan model lama (belakang) yang dipakai saat ini
3. The Wing Lounge, ruangan yang nyaman bagi penumpang business class. Bisa makan minum sepuasnya gratis, browsing internet dan aneka hiburan lewat TV
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

