Sabtu, 5 September 2026

Kasus JIS Harus Tuntas, Dubes AS Temui Mendikbud

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Mohammad Nuh Mendikbud minta kepada Kapolri untuk menyelesaikan kasus kejahatan seksual di Jakarta International School (JIS) sampai tuntas.

Dalam pandangan M Nuh kejahatan seksual yang menimpa murid TK JIS dampaknya lebih luas dibanding keterlambatan naskah UN tahun lalu.

Kata M Nuh, kalau keterlambatan naskah UN dampaknya hanya pada transportasi. Sedang pelecehan seksual pada anak merupakan kejahatan kemunisiaan dan lebih jahat dari pembunuhan meskipun sama-sama dosanya.

Dengan dasar itu, Mendikbud, Jumat (25/4/2014) siang berbicara langsung dengan Kapolri untuk menjalin kerjasama yang lebih intens untuk menuntaskan kasus JIS ini

“Kita buka semua dokumen keimigrasiannya dan izin kerja tenaga pendidiknya,” kata M Nuh.

Mendikbud ingin menjadikan TK JIS sebagai pintu masuk untuk menjangkau seluruh jenjang pendidikan di JIS.

Terkait dengan kasus kejahatan kemanusiaan di JIS, pada Jumat (25/3/2014) sore ini Duta Besar AS akan bertemu M Nuh di kantor Kemdikbud.

“Silakan kalau Duta Besar AS ingin ketemu saya. Maaf saja kalau saya harus ke Kedubesnya,” kata M Nuh.(jos/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 5 September 2026
23o
Kurs